Jumat, 10 Juli 20

Pilgub Sulsel, Elektabilitas Paslon Agus-Tanribali Tertinggi

Pilgub Sulsel, Elektabilitas Paslon Agus-Tanribali Tertinggi
* Ilustrasi Pilgub Sulsel 2018. (foto: celebes onlene)

Jakarta, Obsessionnews.com Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018 berbagai lembaga survei memaparkan hasil surveinya.

Dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Vox Populi Survey pada 11-20 Juni 2018 dengan 1.897 responden, hasil survei ini menyimpulkan, bahwa pasangan calon (paslon) Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo memiliki elektabilitas tertinggi dari lawan-lawannya.

“Hasil survei kami memberikan gambaran keterpilihan Paslon Agus-Tanribali merupakan yang paling tinggi, dengan tingkat elektabilitas 32,87%,” kata Direktur Eksekutif Vox Populi Center Andre Gunawan, Sabtu (23/6/2018).

Tingginya tingkat keterpilihan paslon Agus-Tanribali dikarenakan sosok Agus Arifin Numang yang sudah dua periode menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, kebanyakan responden menilai bahwa Agus Arifin Numang mampu menjadi pemimpin Sulawesi selatan karena terbukti telah mampu banyak membawa perubahan kemajuan provinsi tersebut.

“Tipe budaya masyarakat Sulawesi Selatan akan tetap loyal terhadap pemimpin pemerintahan yang dianggap bersih selama memimpin. Dan membuat banyak kemajuan bagi masyarakat,” jelas Andre.

Survei ini sendiri memiliki margin of error sebesar 2,25% dengan tingkat kepercayaan 95% dan menggunakan metode pengumpulan data purposive random sampling.

Posisi Agus-Tanribali diikuti dengan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (24,54%), Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (21,43%), Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (18,22%).

“Sedangkan yang tidak memilih sebesar 2,94%,” lanjut Andre.

Sementara Paslon Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman yang berada pada posisi kedua dalam tingkat elektabilitas dalam survey ini. Paslon ini dianggap responden yang memilihnya sebagai pemimpin Kabupaten Bantaeng yang berhasil namun belum mampu menurunkan tingkat kemiskinan di Bantaeng selama dua periode kepemimpinannya.

Lalu Paslon Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar yang memiliki tingkat elektabilitas sebesar 26,43% dinilai para responden yang memilihnya sebagai paslon yang tegas apabila mereka diberikan kewenangan untuk memajukan Sulawesi selatan.

“Sementara Paslon Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar yang merupakan pemilik elektabilitas paling kecil, dirasa banyak responden belum mampu untuk memimpin Sulawesi selatan. Karena tergambar sebagai politik dinasti,” tutupnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.