Senin, 27 September 21

PII: Peningkatan TKDN Perlu Dapat Perhatian Lebih

PII: Peningkatan TKDN Perlu Dapat Perhatian Lebih

Jakarta, Obsessionnews – Pengetatan aturan terkait tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam rangka mendongkrang industri manufaktur di Indonesia, disambut Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Ditemui saat acara buka puasa bersama dan sarasehan dengan PII di rumah dinas Menteri Perindustrian di kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (8/7) kemarin, ketua PII Bobby Gafur Umar meyakini bahwa peningkatan TKDN merupakan elemen penting dan strategis yang harus mendapat perhatian jika mau memacu industri dalam negeri.

“Manfaat dan nilai tambah yang akan kita peroleh pun juga akan lebih besar.  Disitulah TKDN menjadi kunci,” kata Bobby.

Dengan memberdayakan segala kemampuan dan unsur lokal sebagai salah satu upaya mendorong industri di dalam negeri, diyakini bakal berdampak signifikan.

Memang, kebijakan lebih ketat guna mewujudkan kemandirian pembangunan industri serta infrastruktur diakui Menteri Perindustrian Saleh Husin, sebagai penajaman dengan menyusun rincian aturan dan tentu pelaksanaannya. Ini, dapat dilihat dari penggunaan APBN yang meliputi belanja modal pemerintah pusat tahun 2015 sebesar Rp 290 triliyun atau 14,22% dari total anggaran pemerintah pusat sebesar Rp 2.039,5 triliun.

Sementara itu, kebutuhan belanja modal (capital expenditure) seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara pada tahun ini mencapai Rp 300 triliun.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.