Senin, 10 Agustus 20

Phapros Optimis Nilai Ekspor ke Peru Bisa di Atas 5 Miliar

Phapros Optimis Nilai Ekspor ke Peru Bisa di Atas 5 Miliar
* Prosessi gunting pita pelepasan perdana ekspor obat-obatan PT Phapros Tbk ke Peru. (Foto: Dok Phapros)

Jakarta, Obsessionnews.comPT Phapros Tbk (PEHA) melakukan ekspor perdananya ke Peru, Amerika Selatan. Hal itu untuk keberlangsungannya proses penjajakan kerja sama ekspor dan impor dengan Peru yang berlangsung sejak akhir 2018 lalu.

Direktur Utama PT Phapros Barokah Sri Utami mengatakan, hubungan yang baik antara Indonesia dengan Peru terjalin, di mana Phapros sebagai anak perusahaan PT Kimia Farma (Persero), Tbk saat itu mengetahui kebutuhan yang besar atas produk  obat Tuberkulosis (TBC) di Peru, termasuk upaya untuk menekan prevalensi kasus penyakit tersebut di sana. Sehingga Phapros siap menjalin kerja sama dengan Peru di 2018 yang lalu untuk produk obat TBC yang juga merupakan salah satu produk unggulan PEHA hasil pengembangan sendiri.

“Kerja sama di 2018 tersebut kemudian diwujudkan melalui ekspor Perdana kami ke Peru di 28 Oktober 2019” ujar perempuan yang akrab di sapa Emmy tersebut dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Senin (28/10/2019).

Truk yang mengangkut obat-obatan PT Phapros untuk diekspor ke Peru.

Menurut World Health Organisation (WHO), prevalensi kasus TBC di Peru merupakan yang tertinggi di wilayah Amerika. Tingkat keberhasilan pengobatannya cenderung lambat hanya sekitar 1,5% per tahun di mana angka tersebut perlu ditingkatkan hingga 4-5% untuk mengakhiri epidemi TBC dan penyakit menular lainnya di 2030.

Untuk diketahui, Peru memiliki banyak perusahaan farmasi lokal, namun mereka belum ada yang bisa memproduksi obat TBC, sehingga ekspor ini juga merupakan salah satu pencapaian Phapros di tahun 2019.

Emmy mengungkapkan, total nilai ekspor ke Peru masih di bawah Rp 5 miliar, namun di masa depan perusahaan farmasi yang didirikan sejak 21 Juni 1954 ini optimis nilainya akan lebih besar, karena seiring dengan adanya proyek tender pemerintah negara setempat.

“Dengan upaya peningkatan ekspor ini, ke depannya kami juga berharap bisa menargetkan kontribusi ekspor dalam penjualan hingga di atas 5 persen,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada 2014 Phapros juga telah melakukan ekspor perdana ke Kamboja dengan mengirim 11 jenis produk yang diantaranya merupakan produk unggulan PEHA seperti Antimo Group dan Dextamine. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.