Selasa, 30 November 21

PGI Minta Pemerintah Tindak Gerakan Intoleran

PGI Minta Pemerintah Tindak Gerakan Intoleran
* Kami Tidak Takut Lawan Teroris

Jakarta, Obsessionnews.com- Persekutuan Gereja di Indonesia meminta pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk tidak kalah dengan kelompok intoleran yang mencoba memaksakan kehendaknya melalui cara-cara inkonstitusional, meskipun itu dilakukan atas nama agama.

PGI dalam keterangan persnya pada Senin (14/12/2016) meminta agar pemerintah menindak bibit intoleransi dan segala macam bentuknya, termasuk ujaran kebencian yang akhir-akhir ini makin marak di media sosial.

PGI mengajak masyarakat dan pemimpin agama untuk menyebarkan pesan perdamaian, kemanusiaan dan kebangsaan pada umat masing-masing. Karena untuk itulah seharusnya agama hadir di muka dunia ini.

Segala bentuk aspirasi hendaknya diselesaikan dengan jalan dialog, musyawarah atau melalui mekanisme hukum yang berlaku di negara ini.

Sebelumnya PGI mengutuk aksi pemboman di halaman parkir Gereja Oikumene Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (13/11/2016) pagi.

Seorang balita, Olivia Intan Marbun (2,5 tahun) meninggal karena luka bakar yang diakibatkan bom molotov tersebut. Olivia berdomisili di Jl Ciptomangunkusumo, Gang Jati 3, RT 27, Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Samarinda.

Setelah sempat dirawat intensif di RS AW Sjahranie, Samarinda, Olivia tidak terselamatkan. Empat korban lain masih dirawat, Alvaro Sinaga (4), Triniti Hutahayan (3), Anita Sihotang (2). Mereka masih dirawat di RS setempat. @baronpskd

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.