Minggu, 2 Oktober 22

Petisi Minta Hukum Mati Pelaku Kekerasan Seks Pada Anak

Petisi Minta Hukum Mati Pelaku Kekerasan Seks Pada Anak
* Konferensi pers kekerasan seksual terhadap anak di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Jakarta, Obsessionnews – Puluhan petisi masyarakat peduli Kediri, Jawa Timur (Jatim) menganggap saat ini Indonesia darurat kekerasan seksual terhadap anak. Mereka yang terdiri dari anggota DPR, DPD, aktivis, advokat, dosen, tokoh agama dan budaya serta masyarakat meminta agar pemerintah memberikan perhatian serius dengan menerbitkan Peraturan Pengganti Perundang-undangan (Perppu). Mereka meminta agar dalam Perpu tersebut pelaku pemerkosa diancam hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

Anggota Komisi VIII DPR Malik Haramaen menilai, saat ini kekerasan terhadap anak sudah sangat genting. “Lima bulan yang lalu Komisi VIII telah membuat Panja mendorong Perppu agar Presiden menyetujui itu. Kekerasan terhadap anak sudah dalam situasi genting saat ini dan solusinya adalah Perppu. Dan saya pikir harus ada sikap politik dari pemerintah,” tegasnya di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Menurutnya, Indonesia negara paling tertinggi angka kekerasan anak di Asia Tenggara. Padahal di Indonesia banyak yang betanggung jawab terhadap anak, yakni Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial, dan Kementerian Tenaga Kerja. Namun hingga saat ini kesadaran pemerintah sangat kurang untuk peduli terhadap anak. ” Kesadaran pemerintah sangat kurang, baik bupati, gubernur, pemprov, dan jajarannya masih kurang memberikan perhatian pada korban kekerasan pada anak,” duganya.

Ia menyatakan mendukung penuh pembentukan Perppu tersebut. “Kami di Komsi VIII dan teman-teman aktivis 98 sepakat untuk mendorong adanya¬† Perppu itu,” tegasnya.

Adapun tuntutan petisi adalah:
1. Menghukum mati atau hukuman seumur hidup bagi pelaku pemerkosa
2. Meminta Presiden memberikan perlindungan kepada korban serta memerintahkan pada menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memberikan bimbingan psikologis kepada korban untuk memulihkan trauma yang diderita para korbam.
3. Meminta kepada Ketua Mahkamah Agung agar melakukan terobosan hukum atas kasus pemerkosaan di Kediri yakni meberi efek jera hukuman mati atau seumur hidup.
4. Meminta pada semua pihak, baik Kapolri dan Jaksa Agung agar melakukan pengawasan dan bimbingan kepada petugas di lapangan terkait penanganan pemerkosaan tersebut.
5. Meminta pada komisi Perlindungan anak agar lebih proaktif melakukan perlindungan terhadap anak.
6. Meminta pada komnas HAM RI agar turut serta memantau dan memberikan perlindungan HAM terhadap para korban dan pihak-pihak yang memberi bantuan pendampingan pada anak.

petisi kediri---
Seorang anak kekerasan seksual menghadiri konferensi pers di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Masyarakat Peduli Kediri
1. Jend Purn Djoko Santoso (Mantan Panglima TNI)
2. Prof DR. Prijono Yjiptoheryanto
3. DR. Fuad Bawazier
4. DR. Eggy Soedjana
5. Marwan Batu Bara
6. DR. Fahmi Idris (Anggota DPD)
7. Mohamad S Zulkarnaen
8. DR. Syahganda Nainggolan
9. Erwin Muslim Singajuru (DPR-PDI Perjuanhan Komisi III)
10. Satya W Yudha (Anggota DPR)
11. Ramli Kamidin
12. Marsda Purn. Amiruah Amin
13. Kol. Purn. hascaryo
14. M Hatta Taliwang (Direktur IEPSH Jakarat)
15. Djoko Edhie abdurrahman
16. DR. M. Dahrin La Ode
17. DR. Chusnul Mar’iyah
18. DR. Trina Setoja M.Hum
19. DR. Buni Yani
20. DR. Denny M Cilah
21. Mohammad Tohir (Asvokad)
22. Ayat Hidayat (LBH Pendidikan)
23. Daniel Timpal
24. Happy Tregono
25. Suhardi Suryadi
26. Yusnida
27. Mustaqim A Manan
28. Fauzan Anayasfika
29. Fauzi Hasyim
30. Sifyano Zakaria (Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik)
31. Haris Rusly
32. Khotibul Umam Wiranu
33. Kisman Latumakulita
34. Ugan Gandar (Dewan Pembina FSPPB Jakarta)
35. Ferdinan Hutahean (Direktur EWI Jakarta)
36. Dina Nuru Fitria (Dosen Jakarta)
37. Afni Achmad
38. A. Hafis Usman SH
39. M. fauzi (Ketum PB HMI)
40. Zamzami (Bendum PB HMI)
41. Andy Talman Nitidisastro
42. Chepymara
43. Toto Dirgantoro (LSM Kibar Nasional)
44. Sugeng Miryanto (CV. Telegram Nusantara)
45. Ibrahim L. Kadir (Telegram NNC Portal)
46. Fadel A. Cartenzians (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara)
47. HBS Ali Ahmis (Budayawan)
48. Drs. Sri Mulyono (Pempres Tribrata News)
49. Andi W. Syahputra (Govermen Watch)
50. Mirah Sumirat (KSPI)
51. Zenuri (FAMI)
52. Masghartha Kuartanegara (Ketum PPP Rakyat)
53. Habib Umar Alhamid (Generasi Cinta Anak Negeri)
54. Jeane Latumahina (Yayasan Kekuatan Cinya Indonesia-Kediri
55. Habib (Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan anak BRANTAS
56. Ahmad Bambang (Tokoh Kediri, Jakarta)
57. Joko Pitoyo, Jakarta
58. Toharso,Jakarta
59. Jamran,Jakarta
60. Alfian Nasution
61. Umar Fahmi,Jakarta
62. Tengku Bardasyah, Jakarta
63. Herman, Palembang
64. A Yani Lauma, Tuban Jatim
65. Faisal Yusra, Presiden KSPMI Jakarta
66. Kusnendar, Semarang
67. Y Harjono, Aktivis Serikat Pekerja Semarang
68. Ageng G, Surabaya
69. Afandi, warga Kediri Jakarta
70. Jumali, Jakarta
71. Ratna Amalia, Pemerhati Kemanusiaan Pontianak
72. Chaerudin Affan, Tangerang
73. Fajar Utama Ritonga, Medan
74. Taufik Kurniawan, Makassar
75. Wildansyah, Kepala Yayasan Bhineka Ceria
76. Agustine Melani, Bandung
77. Teguh Kurniawan, Makassar
78. Arif Khusuma, Tangerang
79. Lingga Pramudia, Bekasi
80. Indra Adil.

(Asma, @asmanurkaida)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.