Senin, 20 September 21

Pesta Wirausaha Nasional, Ajang Metamorfosis UKM Indonesia

Pesta Wirausaha Nasional, Ajang Metamorfosis UKM Indonesia
* Sekretaris Kemenkop UKM Agus Muharram membuka Pesta Wirausaha Nasional 2017.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Koperasi dan UKM menyambut antusias “Pesta Wirausaha Nasional Tangan Di Atas 2017” yang diselenggarakan oleh Tangan Di Atas (TDA) Center Indonesia, salah satu komunitas wirausaha terbesar di Indonesia. Menurut Sekretaris Kemenkop UKM Agus Muharram, kegiatan ini sangat penting dan strategis terutama untuk terus menumbuhkan spirit kewirausahaan di tanah air.

“Perkenankan kami menyampaikan rasa bangga, sekaligus penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Tangan Di Atas yang telah memberikan perhatian yang sangat besar kepada program pemerintah dalam pengembangan kewirausahaan,” ujar Agus dalam pembukaan acara tersebut di Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Untuk mendukung upaya metamorfosis UKM Indonesia, terang Agus, Kemenkop UKM sedang dan akan terus melaksanakan program gerakan kewirausahaan nasional, yang melibatkan seluruh stakeholders baik di pusat maupun daerah, dukungan permodalan, serta pemasaran. Kegiatan kewirausahaan ini dibarengi dengan pelatihan dasar kewirausahaan, peningkatan sumber daya manusia, serta manajerial.

“Dunia sudah masuk era informasi, tidak mengenal ruang, jadi bisnis bisa dilakukan di mana saja. Dulu orang memulai usaha masih menggunakan cara tradiosional, kedua revolusi industri, dan sekarang peran informasi,” kata Agus.

Agus mengatakan era informasi mengharuskan setiap orang membekali diri dengan pengetahuan yang memadai, skil, penguasaan teknologi, dan yang paling penting adalah menjaga perilaku berusaha supaya bisa dipercaya orang. Dengan begitu, ia yakin usaha yang digelutinya bisa bermetamorfosis dari skala mikro ke kecil, kecil ke menengah maupun dari menengah menjadi besar.

“Dan saya yakin diantara yang ada disini juga banyak terdapat wirausaha yang tangguh, inovatif dan peduli, tentunya para wirausaha uang tangguh, inovatif dan peduli ini terklasifikasi dalam skala usaha mikro, kecil dan menengah,” tutur Agus.

Di tempat yang sama, Presiden TDA, Mustofa Romdloni mengatakan bahwa UKM dalam pertumbuhan usaha harus dapat berinovasi dengan cara-cara baru yang bisa jadi mendisrupsi model bisnis lama. Lebih lanjut ia menandaskan sudah saatnya di era sharing economy ini UKM lebih cerdas dalam membangun usahanya.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi pilihan cerdas sehingga efisieni maupun efektifitas dalam bisnis lebih mudah dicapai,” tantasnya.

Pesta Wirausaha Nasional (PWN) ke-7 digelar di gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur 9-11 Mei 2017. UKMorfosis adalah tema besar yang diangkat dalam acara ini. UKMorfosis merupakan sebuah gerakan dalam pertumbuhan suatu usaha yang berkelanjutan dari sederhana menjadi profesional dan global yang melibatkan berbagai produk, pelayanan, serta sistem manajemen setelah melalui beberapa fase pertumbuhan.

Direktur Pesta Wirausaha Rawi Wahyudiono mengemukakan bahwa PWN 2017 kali ini lebih banyak menyajikan kelas-kelas teknis atau praktek, agar para peserta bisa merasakan manfaat nyata dari perhelatan ini. Sebanyak 13 sub acara digelar diantaranya Inspirational Stage, Digital Class, Tutorial Class, Technical Class, Business Clinic, Meet The Investor, TDA For Education serta Entrepreneur Summit.

Sebagai aksi nyata member TDA dalam memperkenalkan produk usahanya pada level nasional, PWN 2017 menggelar business Expo yang menampilkan 170 booth produk dan jasa, serta 31 Desember booth kuliner. Para peserta PWN yang jumlahnya kurang lebih 3000 orang ini juga berkesempatan mengunjungi lokasi usaha para anggota TDA yang telah sukses untuk mendapatkan inspirasi sekaligus belajar secara langsung kepada para owner bisnis. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.