Selasa, 14 Juli 20

Pesona Adzan dan Sopan Santun Masjid-masjid di Makkah dan Madinah

Oleh: Helmi Hidayat, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

 

Tak banyak masyarakat Indonesia tahu bahwa pemerintah Arab Saudi sesungguhnya melarang masjid-masjid di tanah suci mengumbar pengeras suara mereka kecuali untuk adzan. Masjid-masjid di Makkah dan Madinah tidak memperdengarkan ceramah atau kegiatan lain di luar salat lewat pengeras suara yang bergaung ke mana-mana. Semua masjid di sana sangat sopan menghargai kemanusiaan sesuai akhlak Islam. Sebelum mengetahui mengapa pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan itu, mari dalami dulu pesona adzan dan energi langit yang terkandung di dalamnya.

Datanglah ke kota suci Makkah dan Madinah lalu nikmati suara adzan yang dikumandangkan di seantero dua kota suci itu secara bersamaan. Setiap masjid nyaris mengumandangkan adzan di menit yang sama ketika waktu salat tiba. Suara muadzin di masjid-masjid itu bukan hanya lembut, enak didengar, tapi pengeras suara yang mereka gunakan pun sangat canggih. Karena itu, gema adzan di sana tak hanya memanjakan telinga, tapi juga membelai hati. Saya pernah menangis sambil berdiri di marmer Masjid Haram ketika adzan Magrib dikumandangkan, seolah berjuta-juta malaikat masuk dalam tubuh saya lalu merayap bersama darah.

Wajar ketika ada adzan dikumandangkan dengan suara indah, di mana pun itu, gemanya akan menghanyutkan. Itu adalah rekaman suara Langit yang diulang-ulang oleh suara manusia. Rekaman itu awalnya dibawa Jibril ke dalam mimpi para sahabat Rasulullah Muhammad SAW, lalu Nabi menjadikannya pertanda datangnya salat lima waktu. Suara adzan yang dijadikan pertanda waktu shalat sama dengan suara lonceng yang dijadikan pertanda datangnya waktu beribadah bagi umat Kristiani di gereja, atau suara Shofar yang dijadikan pertanda tibanya waktu peribadatan buat umat Yahudi di sinagog-sinagog mereka.

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.