Minggu, 5 Desember 21

Peserta Calon Panwaslu Jateng Membludak

Peserta Calon Panwaslu Jateng Membludak
* Lita Tyesta

Semarang, Obsessionnews – Penjaringan Tim Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk regional Jawa Tengah saat ini sudah mulai memasuki tes tertulis. Kamis (9/4) adalah pengumuman hasil penelitian administrasi berkas calon pendaftar Panwaslu bagi 5 daerah terakhir.

Hal ini disampaikan Dr. Lita Tyesta Alw SH. Mhum selaku anggota tim seleksi Panwaslu Jateng ketika ditemui obsessionnews.com. “Jadi tinggal 5 Kabupaten yang kemarin belum masuk. Yaitu Kabupaten Demak, Kabupaten Sragen, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Grobogan,” paparnya.

Antusiasme pendaftar terbilang cukup tinggi. Total peminat calon Panwaslu ada 119 orang dimana secara rinci Kabupaten Demak 26 orang, Kabupaten Grobogan 21 orang, Kabupaten Pemalang 19 orang, Kabupaten Pekalongan 31 orang dan Kabupaten Sragen 22 orang. Padahal sesuai Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, jumlah keterbutuhan untuk tiap Kabupaten hanyalah 3 orang.

“Yang daftar itu 120 orang. Satu orang tidak masuk karena terlambat.” ujar Lita yang juga pengajar aktif di Fakultas Hukum Undip ini.

Lita juga mengungkapkan bahwa sebanyak 107 peserta pendaftar telah melengkapi syarat formil dan lolos seleksi. Sedangkan sisa 13 orang gugur. Rincian hasil seleksi ialah 19 orang bagi Kabupaten Grobogan, 18 orang dari Kabupaten Pemalang, Kabupaten Demak 24 orang, Kabupaten Sragen 20 orang dan Kabupaten Pekalongan sejumlah 26 orang.

Peserta yang tidak lolos tahapan administrasi disebabkan beberapa faktor diantara usia yang belum mencukupi 30 tahun, KTP tidak sesuai ketentuan, belum mengundurkan diri dari partai politik serta pendidikan tidak mencapai strata 1.

“Untuk partai politik minimal pendaftar bukan termasuk pengurus parpol sejak 5 tahun kebelakang,” terangnya.

Kriteria bagi calon Panwaslu sendiri terbilang cukup banyak. Hal utama dari syarat tersebut adalah pernyataan tidak termasuk anggota parpol dan pengurus parpol selama 5 tahun terakhir. Tidak diperbolehkan juga mempunyai ikatan keluarga dekat dengan tim seleksi Panwaslu. Minimal sarjana strata satu dan bersedia paruh waktu serta usia minimal 30 tahun.

“Jadi sarjana muda pun ndak boleh. Harus minimal usia 30 tahun,”tandas Lita.

Selanjutnya para peserta yang lolos tahapan administrasi diwajibkan mengikuti tes tertulis di 4 titik pada tanggal 11 April 2015. Khusus untuk Kabupaten Pemalang dan Pekalongan lokasi tes tertulis dijadikan  satu di Kantor Setda Kota Pekalongan. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.