Sabtu, 1 Oktober 22

Pesawat Lion Air Kecelakaan di Gorontalo, Operasional Bandara Ditutup

Pesawat Lion Air Kecelakaan di Gorontalo, Operasional Bandara Ditutup
* Lion Air JT 892 keluar landas pacu di Bandara Djalaluddin, Gorontalo. (Dok: Angkasa Review)

Gorontalo, Obsessionnews.com – Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menyampaikan  Lion Air bekerja sama dengan berbagai pihak berwenang tengah melakukan persiapan untuk proses evakuasi pesawat dan penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa penerbangan JT 892 di Bandara Djalaluddin, Gorontalo.

“Tim teknik, pihak berwenang beserta peralatan evakuasi dan investigasi telah diterbangkan dari Bandar Udara Sam Ratulangi Manado (MDC),” kata Danang dalam siaran pers, Senin (30/4/2018).

Penerbangan JT 892 dari Makassar ke Gorontalo ini tergelincir pada Minggu (29/4/2018) malam. Saat itu suasana bandara hujan deras. Setelah ditutup selama 16 jam, bandara Djalaluddin dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan untuk pesawat sekelas ATR series, dengan panjang landas pacu (runway) 1.300 meter dan lebar 30 meter.

“Pesawat mengalami keluar landas pacu sesaat setelah mendarat, situasi ini terjadi ketika hujan deras,” kata Danang.

Penerbangan tersebut membawa 174 penumpang dan tujuh kru pesawat, terdiri atas kapten Djoko Sigit, kopilot Debi Ade, serta lima awak kabin . Kondisi pesawat mengalami nose landing gear patah, engine 1 rusak berat, engine 2 fan blade patah 11 bilah. Semua penumpangnya selamat, dan dua orang dirujuk ke rumah sakit.

Pesawat itu lepas landas pukul 17.29 WITA dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG). Pesawat kemudian mendarat di Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo (GTO), pada pukul 18.35 WITA.

Terkait mengenai operasional dari dan ke Bandara Djalaluddin, beberapa pesawat Lion Air Group mengalami pembatalan penerbangan (cancel flight).

Pengumuman resmi dari otoritas bandara (notam) yaitu berupa perpanjangan penutupan operasional bandar udara sementara hingga pukul 07.00 WITA pada Rabu (2/5), sebagai berikut:

  • Lion Air JT 792 Makassar – Gorontalo
  • Lion Air JT 793 Gorontalo – Makassar
  • Lion Air JT 892 Makassar – Gorontalo
  • Lion Air JT 891 Gorontalo – Makassar
  • Batik Air ID 6236 Makassar – Gorontalo
  • Batik Air ID 6235 Gorontalo – Makassar
  • Batik Air ID 6242 Cengkareng – Gorontalo
  • Batik Air ID 6243 Gorontalo – Cengkareng
  • Wings Air IW 1165 Manado – Gorontalo
  • Wings Air IW 1164 Gorontalo – Manado
  • Wings Air IW 1167 Manado – Gorontalo
  • Wings Air IW 1166 Gorontalo – Manado
  • Wings Air IW 1193 Palu – Gorontalo
  • Wings Air IW 1192 Gorontalo – Palu

Lion Air Group  menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan juga memfasilitasi/melayani seluruh penumpang sesuai kebutuhan menurut ketentuan dan peraturan yang berlaku seperti pembatalan penerbangan, penyesuaian jadwal melalui destinasi lain (reroute), perubahan jadwal terbang (reschedule), pengembalian dana tiket (refund), ataupun kompensasi lainnya.

Lion Air Group juga menyatakan permohonan maaf kepada para pelanggan beserta seluruh pihak yang terganggu dengan adanya kejadian tersebut. (Popi)

 

Baca juga:

Pilot Jerman Bunuh Diri, Pesawat Jatuh

Helikopter Jatuh, Ilham Habibie: 80% Human Error

Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Juanda

Hariyadi: Keterlambatan Lion Air Sudah Parah

Delay Lama, Lion Air Perlu Direview Menyeluruh

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.