Kamis, 30 Juni 22

Pesan Jokowi di Perbatasan: Gunakan Rupiah sebagai Alat Tukar

Pesan Jokowi di Perbatasan: Gunakan Rupiah sebagai Alat Tukar
* Presiden Jokowi.

Betun, Obsessionnews.com – Presiden Jokowi kembali mengingatkan kepada masyarakat perbatasan supaya menggunakan mata uang rupiah sebagai alat tukar. Presiden mengatakan dengan menggunakan rupiah wujud kecintaan terhadap bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motamasin dan menyaksikan pemberian makanan tambahan kepada warga di Desa Alas Selatan, Kecamatan Koba Lima Timur, Kabupaten Malaka, NTT, Rabu (28/12/2016).

“Kita kan sudah bulak-balik menyampaikan, gunakan alat tukar uang kita sendiri rupiah, hargai rupiah sudah,” imbah Presiden Jokowi.

Pemerintah membangun 7 PLBN Terpadu, 3 di antaranya terletak di Provinsi NTT, yakni PLBN Terpadu Motamasin di Kabupaten Malaka, PLBN Terpadu Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara, dan PLBN Terpadu Motaain di Kabupaten Belu.

4 PLBN Terpadu lainnya yakni PLBN Terpadu Entikong di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, PLBN Terpadu Aruk Kalbar, PLBN Terpadu Nanga Badau Kalbar, dan PLBN Terpadu Skow di Kota Jayapura Papua.

Pembangunan PLBN merupakan perwujudan nyata dari upaya pemerintah merespon tuntutan dan kebutuhan pengelolaan perbatasan yang lebih komprehensif, selakigus merealisasikan program nawacita Jokowi-JK, yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

“Jadi memang pembangunan dari pinggir, pembangunan dari desa, pembangunan dari daerah ini akan terus kita lakukan. Dan kita lihat memang daerah perbatasan sudah seperti ini sekarang di Entikong, Motaain, di Motamasin, disini,” kata Jokowi.

“Sekarang silahkan dibandingkan dengan negara di tetangga kita lebih baik dan kalau ditanyakan tadi pa bupati menyampaikan rakyat menjadi sangat bangga terhadap daerahnya, terhadap negaranya,” lanjut Presiden.

Menurut presiden, yang paling penting bagaimana petugas perbatasan ini dapat memperbaiki kualitas pelayanan, serta menghilangkan praktek pungli yang kerap terjadi. Meski perbatasan jauh dari jangkauan, namun Presiden mengemukakan akan terus memantau agar PLBN bebas dari pungli.

“Tidak hanya di daerah perbatasan, pungli itu di seluruh tanah air, jangan ada lagi yang main-main dengan yang namanya pungli, apalagi di wilayah perbatasan seperti ini, gak ada lagi, jangan sampai ada mencoba-coba melakukan pungli. Di semua titik saya sudah saya sampaikan itu,” tandasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.