Selasa, 4 Agustus 20

Peruri Digital Security Akuisisi 55% Saham Cardsindo Tiga Perkasa

Peruri Digital Security Akuisisi 55% Saham Cardsindo Tiga Perkasa
* PT Peruri Digital Security (PDS) melakukan penandatanganan akta jual beli saham PT Cardsindo Tiga Perkasa (Cardsindo) sebesar 55% dengan nilai transaksi Rp35,3 miliar di Kantor Pusat Peruri Jakarta, Senin (3/4/2018).

Jakarta, Obsessionnews.com – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik lndonesia (Peruri)  melalui anak perusahaan PT Peruri Digital Security (PDS) melakukan penandatanganan akta jual beli saham PT Cardsindo Tiga Perkasa (Cardsindo) sebesar 55% dengan nilai transaksi Rp35,3 miliar di Kantor Pusat Peruri  Jakarta,  Senin  (3/4/2018).

Dalam siaran pers yang diterima  Obsessionnews.com, Selasa (4/4), dijelaskan Cardsindo merupakan anak perusahaan PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. yang didirikan pada 2012, bergerak di bidang bisnis smart card dan kartu plastik yang memiliki beberapa fitur sekuriti digital. Kunci daya saing Cardsindo terletak dalam kemampuan memproduksi beberapa produk smart card, seperti contactless, RFID cards, contact smart cards, PVC cards dan produk lainnya yang fokus untuk melayani pasar telekomunikasi, perbankan serta memberikan solusi pelayanan aplikasi smart card.

Proses akuisisi ini sejalan dengan inisiatif Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Peruri 2017 – 2021, dan merupakan bagian dari restrukturisasi PDS dengan cara mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang smart card. Cardsindo memiliki pengalaman, kompetensi, permesinan mutakhir dengan tenaga ahli yang cukup serta memiliki lebih dari 50% pangsa pasar smart card domestik.

Akuisisi tersebut diharapkan mampu menjadikan PDS menjadi perusahaan penyedia digital security yang mumpuni. Secara global potensi pasar smart card masih terbuka untuk dikembangkan. Menurut data dari Americas Market lntelligence, transaksi non tunai pada 2020 diproyeksikan mencapai 725,9 miliar transaksi dengan pertumbuhan rata-rata sejak 2015 hingga 2A20 sebesar 10,9%.

Di lndonesia kebutuhan smart card masih didominasi sektor perbankan. Menurut data dari Bank lndonesia (www.bi.go.id, diolah), kontribusi transaksi non tunai adalah sebagai berikut: (1) Transaksi kartu kredit pada 2017 mencapai 271 juta transaksi. Jumlah kartu yang beredar sebanyak 17 juta kartu dengan pertumbuhan rata-rata sejak 2010 hingga 2017 sebesar 3%; (2) Transaksi uang elektronik pada 2017 mencapai 780 juta transaksi. Jumlah kartu yang beredar sebanyak 114 juta kartu dengan pertumbuhan rata-rata sejak 2010 hingga 2017 sebesar 46%; (3) Transaksi ATM/debit pada 2017 mencapai 5,16 miliar transaksi. Jumlah kartu yang beredar sebanyak 154 juta kartu dengan pertumbuhan rata-rata sejak 2010 hingga 2017 sebesar 18%. (arh)

 

Baca Juga:

Kinerjanya Menggembirakan Sepanjang 2017, Peruri Raih Laba Bersih Rp 362,78 Miliar

Dwina Septiani Wijaya Diangkat Jadi Dirut Peruri

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.