Rabu, 8 Desember 21

Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat, Jokowi Salahkan Kinerja K/L

Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat, Jokowi Salahkan Kinerja K/L

Jakarta, Obsessionnews – Pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal pertama 2016 tercatat 4,92 persen. Artinya pertumbuhannya mengalami perlambatan, karena pada kuartal keempat 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5,04 persen.

Presiden Jokowi telah mengingatkan sejak awal agar belanja di kementerian dan lembaga itu didorong untuk bisa dipercepat. Tapi dalam praktiknya, angka-angka yang ada, di kementerian ini masih terhambat.

“Mungkin satu, dua, tiga kementerian yang tahun lalu bisa mempercepat, seperti PU, saya lihat bisa empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Presiden mengingatkan juga pentingnya belanja pemerintah dalam mendorong pertumbuhan. Hal lainnya yang tidak kalah penting dalam memicu pertumbuhan adalah investasi.

“Kalau di BKPM tidak bisa mendorong untuk cepat terealisasi (investasi), juga tidak akan memberikan efek yang konkret terhadap pertumbuhan kita,” kata Presiden.

Investor, lanjut Presiden, memang diperebutkan oleh negara lain yang kondisinya lebih jelek dari negara kita. Oleh karenanya, Presiden meminta agar proyek yang bisa dikerjakan oleh swasta atau investor, diserahkan kepada mereka.

“Jangan malah kebalik. Investor berminat, tapi kita malah pakai APBN, sehingga (penggunaan) APBN ke tempat yang lain,” tambahnya.

Untuk itu, Presiden menekankan pada semua Menteri yang hadir agar indikator-indikator ekonomi seperti pertumbuhan investasi, pengendalian inflasi serta indeks kini tetap dijaga. (Has)
Area lampiran

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.