Senin, 18 Oktober 21

Pertemuan Jokowi dan Mariano, Upaya Tingkatkan Nilai Perdagangan

Hamburg, Obsessionnews.com – Indonesia dan Spanyol akan meningkatkan kerja sama dalam bidang perdagangan dan investasi mengingat nilai transaksi kedua negara sedang mengalami trend penurunan selama lima tahun terakhir.

Hal itu dibahas dalam pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy Brey, di sela-sela KTT G20 yang berlangsung di Messe Und Congress, Hamburg, Jerman, Jumat (7/7/2017).

“Saya ingin tekankan pentingnya mengupayakan agar trend negatif nilai perdagangan dalam lima tahun terakhir yang menurun 5,76 persen tiap tahunnya dapat ditingkatkan,” kata Presiden Jokowi saat memulai pertemuan.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Seskab Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Duta Besar Indonesia untuk Jerman Fauzi Bowo dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Sedangkan PM Mariano didampingi oleh Direktur Deputi untuk urusan Eropa dan G-20 Alvaro Renedo, Juru Bicara Pemerintah Carmen Martinez Castro, Direktur Ekonomi Eva Valle, serta Direktur Kabinet Jorge Moragas.

Presiden Jokowi mengatakan, dengan adanya kesepakatan Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) nantinya akan meningkatkan perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa, termasuk dengan Spanyol.

“Untuk itu, saya harapkan dukungan Yang Mulia untuk percepatan penyelesaian negosiasi IEU–CEPA,” ujar Presiden kepada PM Spanyol.

Isu produk kelapa sawit Indonesia yang mengalami kampanye negatif di pasar Eropa juga disinggung Presiden Jokowi dalam pertemuan itu. Presiden berharap Spanyol dapat memberlakukan produk kelapa sawit Indonesia secara adil.

Sebagaimana kerja sama standarisasi kayu dan produk kayu Indonesia melalui FLEGT (Forest Law Enforcement, Governance and Trade) atau Penegakan Hukum, Tata Kelola dan Perdagangan Bidang Kehutanan yang telah diberlakukan.

“Saya juga berharap, Spanyol dapat mendukung upaya Indonesia agar model kerja sama standarisasi kayu dan produk kayu melalui FLEGT dapat juga dibuat untuk sawit,” Presiden.

Dalam pertemuan singkat itu, Jokowi juga mengapresiasi Airbus Defence and Space yang telah menetapkan Bandung sebagai pusat perakitan untuk pasar Asia Pasifik. Hal tersebut makin memantapkan Spanyol sebagai mitra penting Indonesia dalam kerja sama industry strategis.

“Saya mencatat kerja sama antara Indonesia dan Spanyol di bidang strategis sejak tahun 1976,” katanya.

Dalam kesempatan pertemuan itu, PM Spanyol, Mariano Rajoy Brey menyampaikan dukungan negaranya terhadap pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.