Senin, 25 Oktober 21

Pertemuan Abraham dengan Tjahjo Diatur oleh Dokter

Pertemuan Abraham dengan Tjahjo Diatur oleh Dokter

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Dalam Negeri Tahjo Kumolo mengakui dirinya pernah bertemu dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad di Apartemen Pasific Place Jakarta bulan April 2014 lalu. Menurutnya, orang mengatur pertemuannya dengan Abraham adalah seorang Dokter bernama David, yang disebut teman dekat Abraham.

“Saya diperkenalkan oleh anggota kami yang kebetulan ketua partai kami di Surabaya. Seorang dokter bernama David, yang datang ke kantor partai dan mengaku sahabat Abraham Samad,” ujar Tahjo saat dimintai keterangannya secara resmi di depan Komisi III DPR RI, Senayan, Senin (16/2/2015).

Saat melakukan rapat dengar pendapat umum dengan Komisi III DPR tersebut, Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu dimintai keterangan terkait dugaan manuver politik Abraham seperti yang disebutkan oleh Pelaksana Tugas Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto. Dalam keteranganya ia mengatakan, pertemuan dengan Abraham terjadi satu kali.

Saat itu Tahjo, David menemui dirinya untuk menawarkan adanya pertemuan dengan Abraham, David kata Hasto mengaku sebagai teman dekat Abraham. Setelah melakukan koordinasi pertemuan itu akhirnya berlangsung, Tahjo kemudian mengajak Hasto yang pada saat itu menjabat sebagai wakil Sekjen PDI-P.

“Pertemuan itu dilihat dan didengar oleh lima pasang mata,” lanjut Tjahjo.

Selain dengan Hasto, pertemuan dengan Abraham juga dihadiri oleh pemilik Apartemen Pasific Place Supriyansah. Namun, Tahjo membantah pertemuan tersebut khusus membicarakan keinginan Abraham menjadi wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo, seperti yang disampaikan oleh Hasto.

Tahjo mengaku pertemuan yang berlangsung 45 menit itu, memang membahas politik tapi tidak ada kaitanya dengan capres. Ia mengatakan, pertemuan itu hanya membahas mengenai beberapa caleg yang kemungkinan besar tidak bisa dilantik sebagai anggota DPR lantaran diduga terjerat kasus korupsi.

“Ya ketemu saja, ngobrol apa saja kan boleh yang jelas bukan soal capres,” jelasnya.

Sementara itu, Supriyansyah yang turut hadir dalam RDPU tersebut membenarkan pertemuan itu. Namun, ia mengaku tidak mengetahui apa saja hal yang dibicarakan di dalam apartemen miliknya. Termasuk dugaan pembicaraan politik mengenai keinginan Abraham menjadi capres.

“Saya tidak tahu karena posisi saya berjarak sekitar 5 meter dari mereka. Saya berada di ruangan kerja saya sambil ngetik dan sesekali mondar-mandir berdiri di depan pintu,” akunya. (Albar) ‎

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.