Senin, 27 Juni 22

Pertamina Sarankan BBM Subsidi Naik Rp 500/liter

Pertamina Sarankan BBM  Subsidi Naik Rp 500/liter

Jakarta – Derita masyarakat yang kesulitan dan antri berjam-jam di SPBU untuk membeli BBM bersubsidi akibat pembatasan, bisa terbebaskan. Solusinya, Pertamina usul menaikkan harga jual bensin premium dan solar naik Rp 500 per liter.

Demikian disampaikan oleh Wakil Presiden Distribusi dan Pemasaran BBM PT Pertamina (Persero), Suhartoko kepada wartawan di  di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Rabu (27/8/2014).

Suhartoko menambahkan, pengendalian dilakukan agar konsumsi BBM subsidi tidak melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah yaitu 46 juta kilo liter.

Kata dia, kenaikan harga BBM subsisi Rp500 per liter bisa membantu pemerintah dalam mengendalikan konsumsi BBM subsisi.

“Jika tidak dilakukan pengendalian BBM bersubsidi maka konsumsi BBM bisa melebihi kuota sebesar 1,5 juta Kilo liter (Kl) dari kuota yang telah ditetapkan sebesar 46 juta Kl. Dengan kuota over tersebut, maka dana yang dibutuhkan untuk menalangi sebesar Rp8 triliun,” kata Suhartoko.

Kata dia, dana sebesar Rp8 triliun itu bisa ditutupi dengan cara menaikkan harga BBM subsisi Rp500 per liter.

“Yang jelas 16 juta kl semua dikasih Rp 500 dikalikan, jadinya Rp 8 triliun. Kalau lebih lama kenaikannya lebih tinggi lagi. Itu kita cuma hitung-hitungan dari Pertamina,” pungkasnya.

Related posts