Kamis, 2 Desember 21

Pertamina Raup Laba Bersih US$ 1,83 Miliar

Pertamina Raup Laba Bersih US$ 1,83 Miliar

Jakarta, Obsessionnews.com- Selama semester I tahun ini, PT Pertamina (Persero) meraup laba bersih US$1,83 miliar. Atau naik 221% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Capaian tersebut disokong oleh peningkatan kinerja operasi dan efisiensi dari perusahaan.

Kinerja hulu pada periode semester I 2016 ini mencapai 640 ribu barel setara minyak per hari yang terdiri dari 305 ribu barel per hari minyak dan 1.938 mmscfd gas. Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 16,4% y-o-y. Demikian seperti siaran pers yang diterima redaksi Obsessionnews.com, Jumat (26/8/2016).

baca juga:

Pertamina Tetap Ngotot Rio Jadi Pembalap Utama

Pertamina Kembali Jadi Sponsor Utama GIIAS 2016

Dwi Bantah Laba Pertamina Melorot

FOTO Mudik Gratis PT Pertamina

Beberapa investasi hulu juga telah terealisasi, seperti PLTP Ulubelu 3 1×55 MW yang telah masuk ke sistem dan melistriki masyarakat. Kemajuan pesat juga terjadi pada proyek Lumut Balai 2×55 MW dengan tingkat kemajuan di atas 46%.

Adapun, transportasi gas mencapai 262 BSCF atau turun tipis sekitar 1% terhadap realisasi pada periode yang sama tahun lalu, serta penjualan gas perusahaan mencapai 338 ribu BBTU.

Breakthrough Project 2016 yang ditargetkan mencapai US$838 juta hingga akhir Juni tercatat senilai US$1,21 miliar. Capaian tersebut setara dengan 145% terhadap target perusahaan. Hingga akhir tahun, dampak finansial yang terdiri dari efisiensi dan penciptaan nilai tambah ditargetkan sebesar US$1,64 miliar.

Efisiensi biaya operasi hulu sebesar US$595 juta yang menjadi penyokong utama bagi realisasi Breakthrough Project 2016.
Pertamina juga berhasil menekan biaya pokok produksi kilang yang sebelumnya berada di kisaran 98,2% MOPS, hingga akhir Juni 2016 turun menjadi 97,5% sehingga menjadikan harga produk kilang Pertamina lebih kompetitif. Yield valuable product kilang juga meningkat dari semula di kisaran 72,75% pada tahun lalu menjadi 78,65%.

Penjualan BBM dan non BBM relatif stabil dibandingkan dengan tahun lalu. Penjualan BBM pada semester I 2016 mencapai 31,6 juta KL atau naik tipis sekitar 5,3%. Namun, Pertamina berhasil melakukan penetrasi berbagai varian produk BBM, seperti Pertalite yang penjualannya telah mencapai 1,2 juta KL, dan diperkenalkannya Pertamax Turbo kepada konsumen. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.