Selasa, 7 Desember 21

Pertamina Raih Laba Bersih US$2,83 Miliar

Pertamina Raih Laba Bersih US$2,83 Miliar

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Pertamina meraih laba bersih sebesar US$2,83 miliar hingga akhir triwulan III 2016. Laba yang diperoleh badan usaha milik negara (BUMN) di bidang pertambangan minyak dan gas itu meningkat 209% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun 2015 sebesar US$914 juta.

Menurut Kementerian BUMN, peningkatan laba Pertamina disokong oleh peningkatan kinerja operasi dan efisiensi dari berbagai inisiatif dan terobosan.

4. Inisiatif dan langkah terobosan tsb memberikan hasil yang signifikan dalam peningkatan laba bersih @PTPERTAMINA,” tulis akun resmi Kementerian BUMN, @KemenBUMN, Kamis (10/11/2016).

Selain sisi finansial, Pertamina bertanggung jawab memastikan pasokan energi selalu aman untuk ketahanan energi nasional.

Pertamina terus fokus dalam mengimplementasikan lima pilar strategi prioritas perusahaan, yakni pengembangan sektor hulu, efisiensi semua lini, peningkatan kapasitas kilang  dan  petrochemical, pengembangan infrastruktur dan marketing, serta perbaikan struktur keuangan.

Kinerja hulu Pertamina triwulan III 2016 mencapai 646 ribu barel, terdiri dari 309 ribu barel minyak per hari dan 1.953 mmscfd gas. Pencapaian kinerja hulu tersebut tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 12.3% dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

Sementara pencapaian produksi listrik panas bumi mencapai 2.233 GwH setara listrik.

Adapun transportasi gas mencapai 393 BSCF dengan penjualan gas perusahaan mencapai 530 BBTU.

Dari target Breakthrough Project 2016 sebesar US$1,64 miliar, hingga akhir triwulan III 2016 telah tercapai US$1,643 miliar. Capaian tersebut berasal dari efisiensi dan penciptaan nilai tambah serta proyek terobosan perusahaan. Efisiensi biaya operasi hulu sebesar US$834 juta yang menjadi penyokong utama bagi realisasi Breakthrough Project 2016.

Hal tersebut mencerminkan strategi  Pertamina untuk fokus pada lapangan kerja yang memberikan dampak finansial besar bagi perusahaan.

Strategi Pertamina mencakup inovasi pemasaran produk dan layanan unggulan, sentralisasi pengadaan hidrocarbon & nonhidrokarbon.

Strategi lainnya adalah penekanan losses dari program pembenahan tata kelola arus minyak dan inisiatif-inisiatif pengolahan.

Dalam rangkaian tweet-nya Kementerian BUMN menjelaskan Pertamina juga melakukan strategi efisiensi maupun optimalisasi bottom products, serta pemangkasan biaya operasi kantor pusat.

20. Seluruh strategi @PTPERTAMINA itu pada umumnya memberikan dampak finansial dalam pencapaian target,” kicau akun  ‏@KemenBUMN.

Pertamina juga berhasil menekan biaya pokok produksi kilang dari kisaran 104,2% MOPS (September 2015) ke 98,2% pada periode yang sama tahun ini. Hal tersebut menjadikan harga produk kilang @PTPERTAMINA lebih kompetitif.

Yield valuable product kilang  Pertamina juga meningkat dari kisaran 74,39% pada September 2015 menjadi 77,79% pada September 2016.

Sementara itu penjualan BBM triwulan III 2016 mencapai 47,77 juta KL. Naik 4,3% dari 45,81 juta KL pada periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan penjualan Non BBM sampai akhir September 2016 mencapai 6,64 juta KL, naik 4,8% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertamina berhasil melakukan penetrasi varian produk BBM, khususnya Pertamax Series, meningkat 206% dari periode 2015, menjadi 6,21 juta KL. (@arif_rhakim)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.