Rabu, 8 Februari 23

Pertamina Bakal Garap Ladang Minyak Iran

Pertamina Bakal Garap Ladang Minyak Iran

Jakarta, Obsessionnews – Pada saat rehat perhelatan OPEC yang digelar di Vienna, Austria, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menggelar pertemuan billateral dengan produsen minyak dunia yakni Iran dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pertemuan tersebut, menurut keterangan tertulis yang diterima obsessionnews.com sebagai tindak lanjut atas kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil bersama Menteri ESDM di Iran beberapa tempo lalu.

“Tindak lanjut terkini adalah kemungkinan PT Pertamina (Persero) untuk masuk ke dalam kegiatan usaha hulu, baik sebagai operator atau pemegang share,” kata Sudirman melalui keterangan resmi tertulisnya.

Di pertemuan itu, Sudirman juga mendorong agar terus dilakukan diskusi lebih detil supaya Iran dapat memasok minyak mentah dalam jumlah besar ke Indonesia untuk jangka waktu panjang. Sementara transaksi, masih diperlukan pembahasan lebih lanjut sambil menunggu dicabutnya sanksi perdagangan terhadap Iran oleh komunitas internasional.

Iran juga sempat menawarkan LPG dan kondensat dalam jumlah besar. Sekedar info, produksi kondensat Iran sendiri saat ini mencapai 1 juta barel perhari. Sementara produksi LPG-nya menyentuh angka 15 juta metrik ton.

Tidak sampai di situ, Iran juga membuka peluang investasi bagi Indonesia di bidang pupuk mengingat harga gas di Iran sangat murah yakni USD 2 sampai USD 3 per MMBTU. Lokasi yang ditawarkan adalah di bagian selatan Iran dekat perbatasan Pakistan.

Jika program ini berhasil diimplementasikan, maka Indonesia punya akses suplai pupuk urea dalam jangka panjang.

Sudirman juga menyebutkan, Pemerintah UEA juga membuka peluang investasi melalui National Oil Company (NOC) Mubadala Petroleum guna mengoperasikan blok-blok minyak di Indonesia.

Asal tahu, saat ini Mubadala telah mengoperasikan Blok Sebuku dan tengah melaksanakan joint study di wilayah Natuna.

“Di sisi hilir Pemerintah UEA menawarkan crude dan BBM dengan skema pembelian langsung antar NOC tanpa perantara. Pemerintah UEA juga menawarkan untuk berpartisipasi dalam penanaman investasi untuk pembangunan kilang minyak,” kata Sudirman. (MBJ)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.