Kamis, 21 Januari 21

Pertahankan Perusahaan di Masa Pandemi, Devi Pradnya: Cash Flow Harus Dijaga

Pertahankan Perusahaan di Masa Pandemi, Devi Pradnya: Cash Flow Harus Dijaga
* CFO Indonesia Infrastructure Finance (IIF) Devi Pradnya Paramita. (Foto: Fikar Azmy)

Jakarta, Obsessionnews.comIndonesia sedang dihadapi dengan tantangan dan ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 yang terus bergejolak. Untuk itu, strategi perusahaan dalam menghadapi pandemi tersebut harus benar-benar diperhitungkan.

Menghadapi masa pandemi ini, CFO Indonesia Infrastructure Finance (IIF) Devi Pradnya Paramita mengaku mempunyai strategi khusus untuk mempertahankan perusahaannya.

Perempuan yang akrab disapa Devi ini mengatakan, peran divisinya saat ini adalah menjaga cash flow dan memastikan ketersediaan dana bagi peminjam untuk menjalankan proyek infrastruktur.

“Peran CFO lebih ke support, bukan di depan, yang mencari pemasukan. Di kondisi yang sangat menantang ini, cash flow kita jaga, prinsip kehati-hatian dijalankan dengan lebih ekstra,” ujar Devi dikutip dari Majalah Women’s Obsession, Rabu (2/12/2020).

Dia tidak memungkiri bahwa keadaan ini memaksa korporasi menyesuaikan target dan mengembangkan fokus baru dalam penyaluran dana, seperti energi terbarukan. Menurutnya sektor tersebut sangat menjanjikan, karena tren global saat ini mengarah ke industri ramah lingkungan.

Lulusan ICMA Business School, Inggris ini berpendapat, kemampuan mitigasi IIF juga didukung oleh support system yang kuat. Dengan total karyawan kurang dari 100 orang, perusahaan masih on track sesuai prognosis.

“Tahun ini menjadi penting pula, karena untuk pertama kalinya IIF menjajaki pasar keuangan global demi memperluas akses likuiditas untuk perusahaan pada masa yang akan datang,” ungkapnya.

Ditanya mengenai tokoh inspirasinya, ibu empat anak ini menyebutkan nama Ayu Bulantrisna Djelantik, penari Bali yang juga seorang doctor atau pengajar, dan Runi Palar, penari Jawa yang juga seorang designer perak iconic.

Idolanya di masa kecil itu merupakan sosok-sosok perempuan tangguh yang sering kali harus pergi berkeliling dunia akibat profesinya. Namun tetap mampu menjadi seorang ibu yang baik bagi anak-anak mereka.

Devi menceritakan pula pertemuannya dengan Sri Mulyani dalam suatu forum ekonomi di Washington DC, AS, turut memberinya inspirasi dalam berkarier.

“Saya jadi salah satu panelist, Ibu Sri Mulyani jadi keynote speaker. Di situ dia sempat bicara jika kita memutuskan untuk berkarier, jangan lupa untuk mencopot atribut. Jadi kalau di kantor harus copot atribut sebagai ibu rumah tangga, jadilah seorang profesional,” kisahnya dengan sedikit berkaca-kaca. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.