Jumat, 17 September 21

Perpres Pengendalian Harga Disambut Lonjakan Harga Cabe

Perpres Pengendalian Harga Disambut Lonjakan Harga Cabe

Padang, Obsessionnews – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Barat (Sumbar), Emma Yohanna mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penetapan dan Penyimpanan Harga Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Menurut Emma, Perpres itu efektif untuk menstabilkan harga dan menekan adanya permainan harga yang dilakukan para pedagang besar.

“Itulah tugas pemerintah bagaimana mengendalikan harga berikut mengawasinya. Siapa yang salah berikan sanksi,” ujar Emma Yohanna usai acara Dialog Kekinian Tentang Kebangsaan dan Kenegaraan yang digelar di kantor DPD RI, Sabtu (20/6).

Emma Yohanna mengatakan, kebijakan Presiden mengeluarkan Perpres jelang lebaran sangat tapat, mengingat harga sering melambung sebagaiman tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, harga cabe merah di pasaran semakin tidak terkontrol. Harga cabe merah Sabtu (20/6) terpantau di dua pasar tradisional di Kota Padang, naik sebesar Rp8.000 hingga Rp11.000 per kg dari Jum’at (19/6).

cabe merah

Salah seorang penjual cabe di pasar tradisional Ulakkarang Iwan mengatakan, harga cabe merah ia jual sebesar Rp56.000 per kg, atau mengalami kenaikan dari Jum’at (19/6) sebesar Rp48.000 per kg.

“Tidak tau kenapa naik. Dari sananya stok kurang,” ujar Iwan kepada obsessionnews.com, Sabtu (20/6).

Hal yang sama dikatakan salah seorang penjual cabe merah di pasar tradisional Pasar Raya Padang bernama Ija. Ia mematok harga cabe merah sebesar Rp55.000 per kg dari Rp44.000 per kg pada hari Jum’at (19/6).

Menurut Ija harga cabe melambung hanya sementara dan diperkirakan du hari ke depan sudah normal kembali. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.