Minggu, 24 Oktober 21

Perppu Ormas Diputuskan Hari ini

Perppu Ormas Diputuskan Hari ini
* Rapat paripurna DPR.

Jakarta, Obsessionnews.com – Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) akan diputuskan menjadi undang-undang dalam sidang paripuran DPR, Selasa (24/10/2017).

Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali mengatakan, pandangan mini fraksi yang dilaksanakan pada Senin (23/10/2017) telah disimpulkan bahwa Perppu ini dibawa ke paripurna untuk segera disahkan menjadi undang-undang.

“Jadi ini diadakan paripurna untuk pengambilan keputusan tentang Perppu Ormas yang sudah dibahas di Komisi II,” kata Amali di DPR.

Ia berharap pengambilan keputusan berlangsung secara musyawarah-mufakat. Namun, jika tidak ditemukan kesepahaman, maka voting harus digelar agar keputusan tetap bisa diambil. Sebab, Perppu Ormas harus segera diputuskan pengesahannya sebagai undang-undang dalam satu masa sidang.

Ia menambahkan, jika ditempuh mekanisme voting maka sesuai tata tertib akan dilakukan secara terbuka, sebab obyek pilihannya kebijakan. Voting kata dia, juga merupakan satu mekanisme yang diatur di DPR dalam pengambilan keputusan.

“Saya masih berharap untuk kita bisa ambil keputusan dengan musyawarah mufakat. Kalaupun tidak, maka terpaksa kita harus lakukan pemgutan suara,” kata politisi Partai Golkar itu.

Sejauh ini, fraksi-fraksi di DPR terbagi dua dalam menyikapi pengesahan Perppu Ormas. Tujuh fraksi menyatakan menerima, sedangkan tiga lainnya menolak pengesahan Perppu Ormas.

Tujuh fraksi yang menerima, yakni PDI-P, Golkar, PKB, PPP, Nasdem, Hanura dan Demokrat. Namun, tiga fraksi di antaranya, yakni PPP, PKB, dan Demokrat, menerima dengan catatan agar Perppu tersebut segera direvisi setelah diundangkan.

Sementara itu, tiga fraksi, yakni PKS, Gerindra dan PAN tegas menolak Perppu Ormas untuk disahkan sebagai UU. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.