Sabtu, 21 Mei 22

Perppu Kebiri Disahkan Jadi UU, Gerindra dan PKS Menolak

Perppu Kebiri Disahkan Jadi UU, Gerindra dan PKS Menolak

Jakarta, Obsessionnews.com – DPR RI menggelar sidang paripurna, Rabu (12/10/2016). Agenda yang dibahas adalah pengambilan keputusan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau biasa disebut Perppu Kebiri.

Sidang yang dimulai pada pukul 10.00 WIB diwarnai dengan perdebatan yang panjang. Dari sepuluh fraksi yang ada, dua fraksi merasa keberatan bila Perppu Kebiri disahkan menjadi UU. Dua fraksi tersebut yakni Gerindra dan PKS.

Karena berlangsung alot, sidang yang dipimpin oleh Agus Hermanto akhirnya memutuskan sidang diskors. Pimpinan mempersilahkan waktu lebih dari 30 menit untuk lobi-lobi. Setelah itu, Agus mempersilahkan anggota untuk menyampaikan pandangan.

Anggota Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati mengatakan,  Fraksinya tetap menolak Perppu ini. “Apabia mayoritas menyetujui, maka kami hormati. Dengan catatan, Gerindra belum menyetujui sebagai satu Fraksi,” kata Sara.

Sara menyatakan, fraksinya ingin Perppu itu memuat peraturan yang komprehensif. Ia meminta isi Perppu masih banyak kekurangan sehingga perlu direvisi kembali. ‎Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

“Dalam melindungi perempuan dan anak dengan jujur, maka Fraksi PKS bisa disetujui diterima, untuk direvisi kekurangannya,” kata Jazuli.

Setelah menerima masukan itu, Agus kemudian menanyakan kembali persetujuan sidang ini agar Perppu bisa disahkan menjadi Undang Undang.

“Kami tanyakan kepada bapak ibu, apakah RUU Penetapan Perppu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Perlindungan Anak dapat disetujui denga catatan kedua fraksi tersebut?” tanya Agus.
“Setujuuuu,” jawab peserta sidang secara serempak. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.