Rabu, 21 Oktober 20

Permudah Penumpang, KAI Tambah Stasiun yang Layanan Rapid Test

Permudah Penumpang, KAI Tambah Stasiun yang Layanan Rapid Test
* Layanan rapid test di stasiun oleh manajemen KAI (foto : KAI)

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menambah daftar stasiun yang menyediakan layanan rapid test covid-19. Saat ini jumlah stasiun yang melayani rapid test menjadi total 21 stasiun per tanggal 22 September 2020.

Layanan rapid test di stasiun pertama kali diluncurkan di Stasiun Pasar Senen pada 29 Juli 2020, dimana pada tahap awal baru tersedia di 12 Stasiun. Untuk layanan rapid test harga yang ditawarkan sangat terjangkau yaitu hanya Rp85.000.

“Penambahan stasiun yang melayani rapid test ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka menerapkan protokol kesehatan pada perjalanan kereta api,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus dalam keterangannya, Selasa (22/9/2020).

Penyediaan layanan rapid test di stasiun bertujuan untuk memudahkan pelanggan sehingga tidak perlu mencari tempat rapid test di luar. Apalagi harganya juga terjangkau.

Sebelumnya Layanan rapid test ini hanya tersedia di 12 stasiun yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang. Adapun penambahannya adalah Stasiun Jember, Ketapang, Tegal, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Sidoarjo, Kroya, Blitar, dan Jombang.

“Jumlah stasiun yang melayani akan terus kami tambah untuk melayani lebih banyak pelanggan,” ujar Joni.

Pelanggan yang berhak melakukan Rapid Test di stasiun ini diharuskan memiliki kode booking dan disarankan selambatnya satu hari sebelum tanggal keberangkatan.

Masyarakat sangat antusias dalam memanfaatkan layanan ini. Jumlahnya mencapai 126 ribu pengguna atau rata-rata 2.200 pengguna per hari. Adapun Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun yang paling banyak melayani rapid test sebanyak 30 ribu pengguna.

Hal itu sesuai dengan peningkatan jumlah pelanggan kereta api. Dimana sampai minggu ketiga September, KAI rata-rata melayani 60 ribu pelanggan perhari, naik 7% dibanding bulan Agustus yaitu rata-rata 56 ribu pelanggan per hari.

“Dengan penambahan layanan rapid test di sejumlah stasiun ini, diharapkan mobilitas masyarakat dapat semakin meningkat, dengan tetap menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan,” tutup Joni. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.