Senin, 9 Desember 19

Perlunya Sekolah Miliki Laboratorium Koperasi

Perlunya Sekolah Miliki Laboratorium Koperasi
* Sesdep Pengembangan SDM pada Kementerian Koperasi dan UKM, Talkah Badrus (tengah) menyampaikan pernyataan pers di Jakarta, Jumat (12/4/2019). (Foto: dok Kemenkop dan UKM)

Jakarta, Obsessionnews.com – Tingkat pengenalan koperasi bagi kalangan pelajar perlu intensif dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan jiwa berkoperasi di kalangan anak muda. Baik itu dilakukan lewat jalur pendidikan formal, maupun informal. 

Sesdep Pengembangan SDM pada Kementerian Koperasi dan UKM, Talkah Badrus mengatakan pihaknya telah mendorong perubahan kurikulum agar koperasi dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah. 

“Tetapi tidak bisa dilakukan dengan berbagai pertimbangan, sehingga pelajaran koperasi dimasukkan dalam mata pelajaran IPS, ataupun ekonomi,” kata Talkah dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Mengingat karena tidak bisa dimasukan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran, maka Talkah mengatakan sekolah perlu menyediakan laboratorium koperasi sebagai media pembelajaran bagi para pelajar. 

“Proses pembelajaran kita harapkan ada lab di mana bahwa koperasi sekolah atau koperasi siswa sebagai tempat belajar. Nanti akan dikelola guru atau karyawan,” katanya. 

Ketua Koperasi Pemuda Indonesia (Kopindo), Pendi Yusuf mengatakan untuk membumikan koperasi di kalangan anak muda pemerintah perlu melakukan rebranding koperasi. Koperasi harus dibuat menarik agar bisa diterima oleh anak muda. 

”Banyak cara melakukan rebranding diantaranya mengadakan event sesuai dengan bakat dan minat. Sehingga ada momentum menyampaikan koperasi kepada generasi pemuda,” ucap Pendi. 

Event dimaksud kata Pendi, misalnya melalui kegiatan kampanye di car free day yang mana memanfaatkan massa anak muda berkumpul. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan kampanye melalui media sosial. 

“Kita kampanyekan koperasi agar mereka mencari tahu sendiri tentang apa itu koperasi. Jadi rebranding bagaimana asosiasi koperasi juga menyampaikan melalui media sosial,” papar dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.