Senin, 25 Oktober 21

Perlu Terobosan Kebijakan Dukung Eksportir UKM

Perlu Terobosan Kebijakan Dukung Eksportir UKM

Makassar, Obsessionnews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memandang perlu adanya terobosan kebijakan yang mendukung eksportir, terutama usaha kecil dan menengah. Langkah itu diperlukan untuk mendorong pelaku usaha meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas unggulan.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi dalam acara pencanangan Gerakan Ekspor Sulawesi Selatan Tiga Kali Lipat dan Gerakan Sulawesi Selatan yang Ber-SNI, di Terminal Peti Memas Makassar PT Pelindo IV Persero, Sulsel, Senin (3/8/2015).

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan perlu memangkas alur administrasi yang dinilai kurang perlu agar memudahkan pelaku usaha melakukan kegiatan eksportasi komoditas ke negara-negara tujuan,” ujar presiden.

Presiden mengatakan perlu sejumlah antisipasi jangka pendek terhadap aktivitas perdagangan,     mengingat secara global sedang terjadi siklus perlambatan ekonomi. Misalnya saja untuk meningkatkan ekspor Provinsi Sulawesi Selatan, kerja keras dan upaya serius sangat diperlukan.

Menurut Presiden, Sulawesi Selatan adalah motor penggerak perekonomian di kawasan Indonesia Timur. Ini karena potensi ekspor Sulsel sangat beragam, antara lain di bidang pertanian, perikanan (udang, Ikan dan rumput laut), pariwisata, perkebunan (kakao, biji kopi, jagung, dan cengkeh), pertambangan (nikel) dan kehutanan.

“Salah satu andalan Sulawesi Selatan adalah potensi kakao yang produksinya rata-rata mencapai 330,000 ton per tahun dan menjadi penyumbang terbesar untuk ekspor,” katanya.

Presiden merasa senang karena mendengar produk ekspor mengalami perluasan menjadi 27 komoditas ekspor. Mulai dari Udang Beku, Ikan Tuna Beku, Daging Kepiting, Gurita Beku, Ikan Segar, Kakao Biji, Kakao Residu, dan Kakao Powder.

Tidak hanya itu, Kopi Arabika, Buah Markisa, Jagung, Marmer, Kayu Olahan, Rumput Laut, Karet,  Ikan Hidup, Ikan fillet, Minyak Mete, Mete Kupas, Kulit Ari Mete, Tepung Terigu, Dedak Gandum, Budsudan (Dupa), Telur Ikan Terbang, Reptil Skin, Semen hingga  Nikel pun demikian.

Tujuan ekspor pun bervariasi mencapai 24 negara tujuan. Yakni Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Italia, Puorterico, Jerman, Malaysia, Singapura, Hongkong, Philipina, Denmark, Inggris, China, Polandia, Dubai UEA, Kuwait, Saudi Arabia, Ukraina, Spanyol, Israel, Belanda, Vietnam, Australia, dan Timor Leste.

“Diversifikasi negara tujuan ekspor dari pasar tradisional ke pasar non tradisional (emerging country) sangat dibutuhkan ke depan,” tegas Jokowi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.