Sabtu, 4 Desember 21

Perlu Kesetaraan Pendidikan, Hapus Buta Aksara Perempuan

Perlu Kesetaraan Pendidikan, Hapus Buta Aksara Perempuan
* ilustrasi. (ist)

Banten, Obsessionnews – Tanggal 2 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pendidikan
Nasional. Kementerian Sosial RI mencatat, 12,28 persen perempuan di Indonesia dalam keadaan buta aksara.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2013 mencatat, 1,9 persen dari total penduduk Provinsi Banten 11.252.878 jiwa masih dalam keadaan buta aksara. Jumlah tersebut kebanyakan perempuan.

Di Hari Pendidikan Nasional ini, Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan – Banten (LBH APIK Banten), menyampaikan rasa prihatin atas masih tingginya angka buta aksara yang
dialami perempuan.

“Untuk terus mengurangi angka tersebut, LBH APIK Banten berpendapat kesetaraan dan keadilan gender di berbagai bidang terutama di bidang pendidikan merupakan salah satu kunci untuk menghapuskan buta aksara perempuan,” kata Mumtahanah, Direktur LBH APIK Banten, Sabtu (2/5/2015).

“Pemerintah harus terus melakukan upaya pemberdayaan perempuan secara konsisten dan berkesinambungan. Selain itu di lingkungan keluarga nilai-nilai kesetaraan juga harus diterapkan oleh
masyarakat,” harapnya. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.