Kamis, 26 Mei 22

Perlu Jaminan Sosial Kematian dan Kecelakaan Kerja

Perlu Jaminan Sosial Kematian dan Kecelakaan Kerja

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh Jumhur Hidayat menyerukan perlunya Jaminan Sosial Kematian dan Kecelakaan Kerja bagi ASN (dulu PNS), TNI dan Polri. Di antara bukti majunya peradaban sebuah bangsa, jelas dia, ialah adanya jaminan sosial bagi rakyatnya.

“Jaminan sosial ini tentunya harus melingkupi semua rakyat tanpa menghiraukan asal usul rakyat termasuk asal usul sektor kerja apakah di sektor negara atau swasta,” tegas Jumhur Hidayat saat Seminar Nasional Gerakan Nasional Revolusi Mental Menuju Era Baru Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Sejauh ini, lanjut Jumhur, gerakan untuk mencapai perlindungan sosial menyeluruh melalui sistem jaminan sosial nasional, walau tentunya masih perlu banyak penyempurnaan, sudah berhasil dilakukan oleh gerakan buruh.

“Namun sangat disayangkan justru bagi ASN, TNI dan Polri yang jumlah keseluruhannya sekitar 7 juta orang ini, malah belum masuk dalam program perlindungan kecelakaan kerja dan kematian,” tutur aktivis gerakan buruh ini.

Karena itu, menurut Jumhur, tidak ada alasan bagi Pemerintah untuk memperlama-lama pelaksanaan ini dan harus dipastikan dalam waktu sesingkat-singkatnya para ASN, TNI dan polri menjadi peserta dalam program jaminan sosial kecelakaan kerja dan jaminan sosial kematian.

“Dengan masuknya mereka dalam program ini, maka tentunya kita tidak akan lagi mendengar bahwai keluarga ASN, TNI dan Polri kesulitan dan bahkan menjadi miskin akibat biaya tinggi yang harus ditanggung sendiri akibat mereka kecelakaan atau meninggal saat masih bekerja,” tandas mantan Aktivis ITB yang dipenjara tiga tahun oleh rezim Orde Baru di LP Nusakambangan. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.