Senin, 6 Juli 20

Perlu Diketahui! Haji 2020 Batal, Ini Prosedur Pengembalian Setoran Lunas Bipih Reguler

Perlu Diketahui! Haji 2020 Batal, Ini Prosedur Pengembalian Setoran Lunas Bipih Reguler
* Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama Muhajirin Yanis. (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah melalui Menteri Agama Fachrul Razi telah mengumumkan pemberangkatan jemaah haji tahun 2020 dibatalkan pada Selasa (2/6/2020). Alasan pembatalan tersebut karena pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih melanda Indonesia.

 

Baca juga:

Pemerintah Indonesia Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji 1441H

Bagaimana Hukumnya Waria Naik Haji? Apakah Sah?

Kemenag Pastikan Arab Saudi Bukan Minta Penundaan Haji 2020, Tapi Menunda Pelaksanaan Kontrak Layanan

 

Perlu diketahui, jemaah yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan. Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat ada 198.765 jemaah haji reguler yang melunasi Bipih 1441H/2020M.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Muhajirin Yanis menjelaskan, Keputusan Menteri Agama (KMA) No 494 tahun 2020 tentang tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M mengatur jemaah yang telah melunasi Bipih tahun ini dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih.

“Jemaah yang batal berangkat tahun ini, dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasannya,” kata Muhajirin di Jakarta seperti dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kemenag, Rabu (3/6).

Meski diambil setoran pelunasannya, lanjutnya, jemaah tidak kehilangan statusnya sebagai calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 2021.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.