Minggu, 22 September 19

Peringati HUT Ke-74 RI, Dharmapena Group Gelar Perlombaan Unik

Peringati HUT Ke-74 RI, Dharmapena Group Gelar Perlombaan Unik
* Karyawan Dharmapena Group sedang mengikuti lomba Estafet Gembira. (Foto: OMG)

Jakarta, Obsessionnews.comPeringatan HUT ke-74 RI telah usai. Namun, meski peringatan hari kemerdekaan telah berlalu, semangat masyarakat Indonesia dalam memperingati hari special tersebut tidak luntur begitu saja. Seperti yang dilakukan oleh seluruh karyawan Dharmapena Group.

Untuk memeriahkan HUT RI tersebut, Karyawan Dharmapena Group menggelar berbagai perlombaan yang unik di Kedai Nyonya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019).

Dari karyawan yang muda maupun tua, semua mengikuti berbagai perlombaan yang berlangsung. Yang tak kalah pentingnya, semakin seiring berjalannya waktu ada begitu banyak lomba yang kian unik dan kreatif dimainkan.

Ya, jika biasanya kalian sudah tak asing dengan lomba makan kerupuk, balap karung atau tarik tambang saat ini ada banyak lomba lain yang tak kalah seru dan tentunya mengocok perut.

Lomba makan kerupuk mengenakan sarung (Foto: OMG)

Seperti lomba makan kerupuk. Perlombaan ini jika terdengar di telinga kita memang taka sing lagi. Namun kali ini perlombaan makan kerupuknya sangat berbeda dengan perlombaan makan kerupuk yang biasa dimainkan pada perlombaan 17 Agustusan.

Perlombaan makan kerupuk ini tergolong unik. Bagaimana tidak, dalam perlombaan ini empat orang diikutsertakan. Setiap orang yang ikut lomba makan kerupuk ini dikalungkan sarung, dan sarung itu saling dikaitkan oleh peserta yang lainnya.

Mereka dituntut untuk menghabiskan beberapa kerupuk kulit yang tersedia dalam piring kecil di hadapannya, namun tidak diperbolehkan makannya menggunakan tangan, melainkan mengambilnya dengan menggunakan mulut. Siapa yang dapat menghabiskan kerupuk lebih cepat, dialah yang keluar sebagai pemenangnya.

Tak hanya itu, perlombaan yang satu ini juga tergolong unik. Nama perlombaan itu adalah Estapet Gembira. Tata cara bermain perlombaan itu adalah peserta berkelompok yang terdiri dari 5 orang. Setiap orang dibagikan satu piring plastik, kemudian berbaris memanjang ke belakang.

Setiap kelompok harus berkompetisi secara estafet memindahkan tepung yang sudah disiapkan di depan menuju ember yang ada di belakang dengan syarat piring harus melalui atas kepala dan peserta tidak boleh menoleh ke belakang. Kompetisi ini dibatasi hanya dua menit. Kelompok dengan tepung paling banyak dialah yang menjadi pemenangnya.

Selain itu, ada juga perlombaan yang tak biasanya dimainkan pada perlombaan 17 Agustusan, perlombaan itu adalah Menghitung Biji Semangka. Perlombaan ini dimainkan secara berkelompok. Dalam satu kelompok terdiri dari enam orang.

Mereka diwajibkan bemakan semangka yang sudah disediakan oleh panitia. Lalu mereka dituntut untuk mengumpulkan biji semangka yang dimakan tersebut. Kelompok siapa yang dapat mengumpulkan biji semangkan terbanyak merekalah yang menjadi pemenangnya.

Seluruh karyawan Dharmapena yang mengikuti perlombaan yang disebutkan di atas tadi, terlihat sangat bersemangat. Meski demikian, bukan kemenangan yang mereka cari, melainkan ikatan persaudara antara karyawan yang terpenting.

“Yang terpenting ikatan persaudaraannya,” ujar Panitia perlombaan kemerdekaan RI kepada obsessionnews.com.

Usai melaksanakan sejumlah kegiatan perlombaan tersebut, seluruh karyawan yang mengikuti perlombaan itu kembali ke kantor. Terlihat wajah-wajah senang terpancar dari raut muka para peserta lomba. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.