Rabu, 29 Januari 20

Perenang Wanita Muslim Pecahkan Rekor Dunia

Perenang Wanita Muslim Pecahkan Rekor Dunia
* Elham Sadat Asghari

Perenang perempuan muslim Iran, Elham Sadat Asghari untuk kedua kalinya mencatatkan namanya dalam Guinness Book of World Records. Perenang berjilbab ini telah memecahkan rekor tercepat dunia.

IRNA (9/6/2019) melaporkan, Elham Sadat Asghari, 36 tahun, kali ini berhasil memecahkan rekor berenang sejauh 5.500 meter dengan tangan terikat dan mencatatkan namanya di Guinness World Records untuk kedua kalinya.

Pada tahun 2017, Elham Sadat Asghari juga berhasil memecahkan rekor dunia berenang sejauh 4.200 meter dengan tangan terikat.

Asghari berenang menempuh jarak 5.500 meter di perairan bebas Bushehr, selatan Iran, selama tiga jam.

Elham Sadat Asghari

The Guiness World of Record mencatat Asghari sebagai pemecah rekor perenang terjauh sambil mengenakan borgol. Jarak yang berhasil ditempuhnya tidak main-main, tercatat sejauh 5,488 km (3,41 mil). Prestasinya ini dicatat pada tanggal 6 Februari 2019 kemarin.

Kesuksesan Asghari tidaklah mulus begitu saja, penuh perjuangan dan kedisiplinan. Bahkan harus melawan ketidakadilan atas pemberitaan kontroversial dari pemerintahnya sendiri. Kisahnya menarik untuk diulas dan menjadi pelajaran bagi kita semua, khususnya kaum wanita.

Elham Sadat Asghari, wanita cantik kelahiran 1981, adalah seorang perenang wanita Iran. Ia mulai berenang pada usia lima tahun dan mulai mengajar berenang pada usia 17 tahun.

Semenjak kecil Asghari telah punya impian berenang di perairan terbuka. Untuk mencapai tujuannya, ia aktif mencari program pelatihan di internet. Ayahnya yang seorang atlet pegulat selalu mendorongnya untuk mendaftarkan diri.

Di Iran, hukum Syariah Islam diterapkan. Aturan berpakaian Islami mengharuskan perempuan untuk menutupi rambut dan tubuh mereka tanpa memandang agama dan kebangsaan mereka. Tak terkecuali para atlet, di Iran diterapkan pelatihan secara terpisah bagi atlet wanita dari atlet pria. Bagi atlet perenang, ada kolam renang khusus wanita atau di waktu mereka sendiri.

Satu-satunya kompetisi yang bisa diikuti perenang wanita Iran adalah Permainan Islam Wanita (Women’s Islamic Games), sebab mereka tidak diperbolehkan pergi ke kompetisi di luar negeri karena hukum Iran tidak memperbolehkan mereka terlihat oleh pria saat mengenakan pakaian renang.

Untuk mematuhi hukum Syariah tersebut, Asghari selalu tampil dengan baju renang Jilbab khusus yang menutupi tubuhnya dari kepala hingga kaki, yang akan menambah 6 kilogram berat di dalam air.

Perjuangan Asghari tak sia-sia, pada tahun 2008, Kementerian Olah Raga Iran mengakui prestasi berenang Asghari sejauh 12 kilometer dengan menggunaan pakaian renang khusus tersebut. (ParsT/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.