Sabtu, 20 Agustus 22

Perempuan Lebih Sulit Orgasme saat Hubungan Intim?

Perempuan Lebih Sulit Orgasme saat Hubungan Intim?
* Ilustrasi seorang perempuan. (Foto: Halodoc)

Studi menunjukkan bahwa perempuan cenderung lebih sulit mendapatkan orgasme dibandingkan dengan pria ketika melakukan hubungan intim.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine menyebutkan, perempuan yang mencapai orgasme ketika berhubungan intim dengan pasangannya hanya sebesar 62,9 persen. Sementara laki-laki yang mendapatkan orgasme mencapai 85,1 persen dari semua partisipan dari studi tersebut.

Sementara itu, dokter spesialis Andrologi dari Halodoc, dr. Rossy Syntia Marthasari melalui akun Instagram Halodoc menyebutkan bahwa sebanyak 70 persen perempuan pernah mengalami masalah atau gangguan orgasme. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan perempuan sulit orgasme saat berhubungan intim?

Kurangnya Pengetahuan dan Tidak Memahami Diri Sendiri
Sering terjadi, seorang perempuan justru tidak mengetahui atau tidak mengenali letak titik sensitif pada tubuhnya sendiri. Tak hanya itu, tak sedikit pula wanita yang belum pernah mengalami orgasme sebelumnya, sehingga muncul rasa cemas dan takut terhadap hal baru tersebut.

Padahal, orgasme merupakan pengalaman yang sifatnya personal dan pastinya orgasme pada setiap wanita akan berbeda. Tak hanya itu, intensitas dari orgasme pada setiap wanita pun tidak sama. Terkadang, orgasme bisa terjadi begitu kuat hingga mengakibatkan kamu kewalahan, tetapi tak menutup kemungkinan kamu tidak merasakan sensasi apapun dalam tubuh.

Tidak Adanya Komunikasi dengan Pasangan
Sering ditemui pula, seorang wanita tidak mengomunikasikan apa yang menjadi keinginannya ketika berhubungan intim kepada pasangannya. Mengalami orgasme menjadi pengalaman yang sifatnya sangat rentan. Tak jarang, tubuh merasa terhalang karena kamu tidak berkomunikasi atau kurangnya rasa percaya pada pasangan.

Jadi, sebaiknya komunikasikan apa yang kamu inginkan agar hubungan intim dengan pasangan berlangsung memuaskan. Katakan mana saja area tubuh kamu yang ingin disentuh dan bagaimana cara yang diinginkan untuk mendapatkan kepuasan yang tepat.

Konstruksi Sosial Wanita Sebagai Pelayan Seksual
Sayangnya, tak jarang seorang wanita juga sering dianggap sebagai pihak yang seharusnya melayani laki-laki. Alhasil, orgasme pada wanita dianggap sebagai hal yang sifatnya tidak wajib. Singkatnya, hubungan seks bisa langsung berakhir jika pria telah mendapatkan orgasme, meski pasangan belum mendapatkan hal serupa.

Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencapai Orgasme?

Sebenarnya, orgasme menjadi hal yang penting dalam kepuasan seksual bagi pria maupun wanita. Jadi, supaya wanita bisa mencapai orgasme, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

– Pastikan kamu mengenali diri sendiri.  Ketahui mana saja bagian tubuh kamu yang sensitif dan merangsang sensualitas diri kamu.

– Pastikan kamu berkomunikasi dengan pasangan. Katakan apa yang menjadi keinginan kamu sehingga kamu bisa mencapai orgasme ketika melakukan hubungan intim.

– Lakukan simulasi seksual atau foreplay yang tepat, tidak terlalu singkat atau terlalu lama.

– Waspada dengan penyakit yang bisa mengganggu hubungan seksual kamu dan pasangan, misalnya masalah kesehatan yang menyerang organ reproduksi wanita.

Alasan Wanita Sulit Orgasme
Nyatanya, tidak semua perempuan disebut bisa mencapai “puncak” saat berhubungan intim. Orgasme pada perempuan sering dianggap sebagai hal yang langka. Ternyata, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab perempuan susah orgasme, mulai dari faktor usia, masalah kesehatan, kondisi psikologis, pasangan, hingga trauma masa lalu.

Ada studi yang menyebut bahwa 50 persen perempuan tidak bisa mencapai orgasme dalam seks intercourse bersama pasangan. Menariknya, kebanyakan perempuan justru bisa mencapai orgasme saat masturbasi. Kenapa seorang perempuan mengalami kesulitan dalam orgasme? Simak pembahasannya pada artikel berikut ini!

Faktor Perempuan Susah Orgasme
Ada banyak hal yang mungkin bisa menjadi penyebab perempuan sulit mencapai orgasme. Pada kebanyakan kasus, susah orgasme berkaitan dengan penurunan hasrat seksual, nyeri saat berhubungan intim, merasa diri tidak menarik, tidak tertarik pada pasangan, masalah psikologi, kondisi kesehatan, hingga kejadian traumatis yang pernah dialami sebelumnya.

Sejumlah ilmuwan dari Department of Psychology, Valparaiso University, melakukan penelitian untuk melihat apa yang menjadi penyebab perempuan susah orgasme. Penelitian tersebut melibatkan perempuan yang sulit orgasme dan merasa sedih dengan hal itu, perempuan susah orgasme, tetapi tidak terlalu memikirkan, serta perempuan yang tidak kesulitan untuk mencapai orgasme.

Hasilnya, ada 11 hal yang bisa menjadi alasan seorang perempuan susah orgasme:

– Merasa tidak memiliki ketertarikan secara seksual dengan pasangan.
– Merasa pasangan tidak tertarik untuk melakukan hubungan seksual.
– Tidak bisa menikmati saat melakukan hubungan intim dengan pasangan.
– Pasangan terlihat tidak menikmati hubungan intim bersama.
– Kurang rangsangan sebelum atau selama melakukan hubungan intim.
– Tidak memiliki gairah seksual yang cukup tinggi.
– Tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan hubungan intim.
– Muncul rasa nyeri atau sakit saat penetrasi.
– Merasa tidak menarik, biasanya berhubungan dengan bentuk tubuh atau bagian-bagian tertentu.
– Sedang mengalami stres atau tekanan, sehingga sulit untuk mencapai orgasme.
– Pengobatan atau kondisi kesehatan dianggap menjadi hal yang menurunkan hasrat seksual, sehingga tidak bisa mencapai orgasme.

Dari semua alasan tersebut, stres atau perasaan tertekan menjadi alasan paling banyak yang membuat perempuan susah orgasme. Di urutan kedua dan ketiga, alasannya adalah kurang “rangsangan” sebelum berhubungan intim dan tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan hal tersebut bersama pasangan. Selain itu, ada beberapa kasus yang muncul secara bersamaan, misalnya tengah stres dan kurang rangsangan sebelum berhubungan.

Tips untuk Mencapai Orgasme
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar perempuan bisa mencapai orgasme, yang pertama adalah menemukan titik yang tepat. Pastikan untuk memberi rangsangan pada klitoris. Selain itu, membangun suasana romantis sebelum hubungan intim dimulai ternyata juga bisa membantu. Tidak ada salahnya untuk meminta pasangan melakukan hal tersebut.

Jika susah orgasme pada wanita sudah dirasa sangat mengganggu, bahkan membuat hubungan menjadi tidak nyaman, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Kamu dan pasangan bisa pergi menemui ahli dan untuk menanyakan hal-hal yang mungkin menyebabkan hal tersebut. (Halodoc/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.