Kamis, 6 Oktober 22

Perempuan Indonesia Anti Korupsi Dukung #SaveKPK

Perempuan Indonesia Anti  Korupsi Dukung #SaveKPK

Bandung, Obsessionnews Lebih dari 500 tokoh perempuan yang tergabung dalam Perempuan Indonesia Anti Korupsi, membentangkan , sebagai dukungan terhadap KPK di Taman Alun-Alun Bandung, akhir pekan lalu.

Anggota Badan Pekerja ICW Sely Martini menilai masyarakat saat ini sudah skeptis dan tidak terpanggil untuk bergerak, sehingga pihaknya berusaha agar permasalahan korupsi yang merajalela di Indonesia saat ini cepat ditanggulangi.

“Ini merupakan aksi yang sepenuhnya berasal dari tokoh-tokoh perempuan Bandung dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak baik organisasi komunitas maupun perorangan,” tambah Sely.

Dukungan diberikan dari ICW, Migrant Care, Jendela Ide Sabuga, Bilic, SPAK Bandung, Urbane Indonesia, Yoga Leaf, Forum BJBS, Permata Andhika Integrative Body Movement, Pudjiastuti Sinduwati Meditasi Bening, PKK Kecamatan Regol, Keluarga Iman Soleh dan Komunitas CCL, Ny. Shinta Gus Dur dan keluarga, keluarga Dewi Lestari, Keluarga Ridwan Kamil, Keluarga Budayawan Abah Aat dan sutradara perempuan film dokumenter Endah WS.

Selain itu Perguruan Tinggi dan sejumlah sekolah, seperti UPI, Unpar, SMAN 1 Bandung, SMAN 9 Bandung, Tobucil, Gagas Ceria, SD Salman Alfarisi, Semipalar, Sekolah Alam dan SD Sabang kota Bandung.

Rencananya #KainpercaKPK yang telah terkumpul sebanyak 5120 lembar dengan besar 20×30 cm dijahit oleh 4 orang perempuan dan dibentangkan sebagai bentuk dukungan terhadap KPK.

Alun-alun Bandung dianggap dapat mewakili sebagai simbol ruang publik inklusif di kota Bandung disaat yang sama diramaikan pula berbagai aksi seni jalin kain perca, meditasi bening, lawan korupsi dan Body Movement. Acara tersebut mendapat dukungan seniman Harry Poxhang harmonika, Dex Made Saxophone, Dien Fakhri Iqbal klarinet, Sisca Guzheng harp, Permata Andhika integrative Body Movement dan Pudjiantuti Sindhu-fluet dan meditasi vening diri.

“Kita juga akan membentangkan kain perca yang sudah dibubuhi tanda telapak tangan dan berbagai ekspresi penolakan korupsi ini di dua menara mesjid Agung Bandung setinggi kurang lebih 60 meter pada masing-masing menara, namun karena angin cukup besar sehingga tidal jadi dibentangkan di menara”, papar Sely.

Ribuan lembar #KainpercaKPK tersebut selain dari kota Bandung juga dari Jakarta, Pare-Pare dan Makasar dalam kurun waktu dua minggu. Aksi #KainpercaKPK tersebut merupakan program edukasi yang dilakukan untuk membangkitkan kesadaran terhadap peran keluarga dalam memberantas dan mencegah tindakan korupsi.

Momentum peringatan hari perempuan internasional yang berlangsung setiap tanggal 8 Maret menjadi waktu yang tepat, karena di 22 kota secara serempak dengan semangat #makeithappen hal itu digelorakan.

Sementara di Indonesia sendiri diperingati dengan mengangkat isu perempuan sebagai tiang utama melawan korupsi. Sebagai tokoh utama dalam keluarga maupun masyarakat perempuan dipercaya dapat melakukan pencegahan tindakan korupsi dari keluarga. Sebagai ibu, perempuan merupakan pendidik utama dan penentu arah perkembangan keluarga termasuk penanaman nilai kehidupan dan kejujuran.

“Baseline study pembangunan budaya anti korupsi yang dilakukan KPK tahun 2012-2013 di Yogyakarta dan Solo menunjukan, bahwa ibu memiliki peran dominan dalam keluarga termasuk didalamnya penanaman nilai kejujuran sebagai nilai yang diyakini dapat menghancurkan korupsi,” ujar Sely.

Hasil studi KPK menunjukan fakta lebih dari 93 persen korupsi dilakukan kaum laki-laki, perempuan dianggap sebagai agen pencegahan korupsi yang luar biasa, karena memiliki standar prilaku etis dan kepedulian pada kepentingan umum yang lebih tinggi, hasil tersebut sejalan dengan teori psikologi dan sosiologi tentang penyimpangan yang menyatakan bahwa perempuan memiliki kecenderungan lebih taat aturan daripada laki-laki.

Seperti halnya Pahlawan RA Kartini yang menyebutkan di pangkuan perempuanlah seseorang akan mulai belajar merasa, berfikir dan berkata-kata. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.