Selasa, 30 November 21

Percepatan Pembangunan Mentawai Terkendala Jalan

Percepatan Pembangunan Mentawai Terkendala Jalan

Padang, Obsessionnews – Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) satu dari 19 kabupaten yang ada di Sumbar yang butuh perhatian serius dalam rangka percepatan pembangunan di daerah setempat.

Semua sektor pembangunan antara lain, kesehatan, pendidikan dan sumberdaya manusia tergolong paling rendah di Sumbar. Tingkat pengangguran dan angka kemiskinan paling tinggi.

Kondisi tersebut terekspos ketika Bupati Mentawai Yudas Sabagalet memaparkan program perioritas pembangunan Mentawai ke depan di depan anggota DPRD Provinsi Sumbar.

Dari 12 perioritas unggulan untuk percepatan pembangunan daerah setempat, paling utama yang dinilai perlu didahulukan, pembangunan infrastruktur jalan.

“Jika jalan di Mentawai sudah ada, program pembangunan yang lain akan lebih mudah, karena selama ini, tantangan utama kita adalah masalah transportasi,” ujar Yudas ketika pemaparan dihadapan anggota dewan pada Kamis (30/4).

Pembangunan Trans Mentawai yang sudah dimulai, yang sudah selesai dibangun baru 51 kilometer dari 393 panjang jalan yang akan dibangun. Selebihnya, sepanjang 342 kilometer belum dibangun.

Yudas optimis, apabila semua pihak baik pusat dan provinsi bersama-sama memperhatikan Mentawai, sesuai dengan kewenangan masing-masing, pembangunan Trans Mentawai akan cepat selesai.

Percepatan pembangunan Mentawai sulit dilakukan, karena terkendala transportasi. Transportasi laut yang selama ini digunakan masyarakat setempat, membutuhkan biaya yang tidak sedikit, disamping butuh waktu dan juga topografi yang sulit dijangkau.

Yudas mengatakan, 12 program perioritas percepatan pembangunan Mentawai, pembangunan infrastruktur jalan, jaringan listrik, air bersih dan sanitasi, komunikasi dan komunikasi, pengemabangan bandara rokot, pembangunan pelabuhan penyeberangan, puskesman plus, sekolah unggul dan pendidikan tinggi. Kemudian peningkatan ekonomi pesisir, kelautan dan pertanian. Pariwisata, Pembangunan GOR dan revitalisasi budaya.
Pertemuan dengan anggota DPRD Sumbar yang berlangsung di ruang Khusus II, selain Bupati Yudas Sabaggalet, hadir langsung, Asisten I, Martinus Ucok, Asisten II, Nurdin Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mentawai, Epi, Kepala Dinas Perhubungan dan perikanan, Edi, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, D Lubis, Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan dan Kepala Bappeda.

Sementara anggota DPRD Sumbar yang menerima rombongan antara lain, Sekretaris Komisi IV, Syaiful Ardi, Endarmi, Hidayat, Erman Mawardi dan Sultani. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.