Jumat, 27 Mei 22

Perawatan Wajah untuk Kulit Sensitif

Perawatan Wajah untuk Kulit Sensitif
* Ilustrasi kulit wajah sensitif. (sehatq

Wanita yang memiliki jenis kulit sensitif memerlukan perhatian ekstra dalam perawatan wajah. Mereka harus lebih selektif dalam memilih make up dan skincare. Bagi yang memiliki jenis kulit sensitif mudah mengalami masalah kulit, seperti gatal, kemerahan, perih, berjerawat, atau sensasi terbakar di kulit jika salah dalam menggunakan produk.

Semua masalah yang dialami pemilik kulit sensitif dapat semakin parah akibat beberapa hal. Seperti misalnya paparan polusi, perubahan hormon, dan stres. Tidak heran jika kulit pemilik sensitif jadi lebih mudah mengalami jerawat, kemerahan, ruam, dan kekeringan yang ekstrim.

Perawatan Wajah untuk Kulit Sensitif
Buat kamu pemilik kulit sensitif, jangan khawatir lagi karena berikut ini terdapat rangkaian perawatan yang bisa dilakukan menurut Health berikut:

Evaluasi Setiap Produk. Bila pernah mengalami iritasi di masa lalu, pastikan untuk mencari tahu alasan penyebab iritasi terjadi. Jangan menyepelekan reaksi yang terjadi pada kulit. Kamu harus mengenal pemicu yang bisa saja berasal dari produk perawatan atau kosmetik tertentu, atau bisa juga dari lingkungan.

Hindari Terlalu Sering Mencuci Wajah. Bagi pemilik wajah sensitif, hindari tidak terlalu sering membersihkan wajah. Lakukan secukupnya saja, yakni dua kali sehari, saat pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Jika kamu membersihkan wajah terlalu sering, ini bisa memperparah kondisi kulit sensitif. Hindari terlalu sering melakukan eksfoliasi karena dapat membuat lapisan penghalang kulit makin tipis.

Pilih Produk Khusus Kulit Sensitif. Pastikan selalu menggunakan produk yang memang dikhususkan untuk kulit sensitif. Perlu diingat, semakin banyak jenis bahan kimia yang ada di dalam suatu produk, maka semakin tinggi risiko timbulnya reaksi pada kulit. Untuk pembersih wajah, kamu dapat menggunakan bahan-bahan yang berasal dari bahan alami seperti lidah buaya atau vitamin E.

Perhatikan Zat Kimia dalam Produk. Perawatan kulit sensitif yang juga harus dilakukan adalah memperhatikan kandungan pada produk perawatan wajah maupun kosmetik. Hindari penggunaan produk yang memiliki kandungan alkohol, sabun, ataupun pewangi. Sementara, beberapa bahan alami yang disarankan untuk digunakan adalah lidah buaya, chamomile, dan teh hijau.

Jangan Gonta-Ganti Produk. Perawatan kulit sensitif yang penting lainnya adalah tidak sering berganti produk kosmetik atau perawatan wajah lainnya. Produk-produk di pasaran cukup menarik untuk dicoba, tetapi ingat bahwa kulit sensitif bisa terganggu karenanya. Mengganti produk secara terus-menerus bisa memicu kerusakan lapisan penghalang kulit. Jika kamu sudah menemukan produk khusus kulit sensitif yang cocok dan baik, sebaiknya gunakanlah produk tersebut terus-menerus.

Jika Muncul Ruam, Hindari Paparan Sinar Matahari. Jika kamu menemukan ada ruam di kulit, maka pastikan untuk melindungi ruam ini dari paparan sinar matahari. Kamu bisa gunakan topi agar ruam dan gatal tidak bertambah parah. Ini karena ketika muncul ruam, kulit menjadi lebih mudah terkena infeksi, bahkan berisiko menimbulkan dampak yang serius.

Hindari Menyentuh Wajah. Perawatan kulit sensitif terakhir yang bisa kamu lakukan adalah tidak terlalu sering menyentuh wajah. Sebab hal ini berpotensi memindahkan kotoran dan bakteri dari jari ke wajah. Tentunya, hal ini berisiko membuat kulit kotor dan memicu terjadinya jerawat. Jika ingin menyentuh wajah, maka pastikan terlebih dahulu tanganmu sudah bersih.

 

Tips Teliti Membeli Kosmetik Aman untuk Kulit
Melihat kebiasaan orang-orang di sosial media yang gemar memberikan ulasan mengenai kosmetik, tidak heran jika produk kosmetik jadi sesuatu yang digandrungi oleh masyarakat. Berdasarkan siaran pers BPOM, survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia mengungkapkan bahwa produk kosmetik menduduki peringkat kedua sebagai produk yang paling sering dikonsumsi dari belanja online setelah produk busana.

Saking banyaknya produk kosmetik di Indonesia, hal ini memicu peredaran kosmetik ilegal dan palsu yang mungkin tidak aman hingga dapat membahayakan kesehatan. Lalu, bagaimana cara memilih produk kosmetik yang aman untuk kesehatan? Berikut tipsnya:

1. Cek Kemasan Produk
Hal pertama yang harus kamu lakukan saat memilih produk kosmetik yaitu mengecek apakah terdapat Nomor Izin Edar (NIE) pada kemasan produk. Kosmetik yang legal dan aman sudah pasti mengantongi izin resmi dari BPOM dan memiliki nomor izin edar tersebut. Artinya, bahan-bahan yang terkandung pun dijamin aman, karena sudah diuji terlebih dahulu oleh BPOM.

Pastikan pula bahwa nomor izin tersebut benar-benar terdaftar pada web resmi BPOM. Sebab, mungkin saja beberapa produk kecantikan hanya sekadar menempel nomor izin edar yang asal-asalan. Jika produk kosmetik yang kamu beli tidak memiliki nomor izin edar maupun tidak benar-benar terdaftar, kosmetik tersebut sudah pasti ilegal dan tidak terjamin kandungannya.

Hal lain yang perlu kamu perhatikan yaitu melihat tanggal kedaluwarsa pada label produk. Hal ini sering terlewatkan karena kebanyakan orang percaya bahwa setiap kosmetik yang beredar adalah produk baru. Sama seperti makanan, kosmetik yang kadaluarsa dapat menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan.

2. Kualitas Lebih Penting daripada Harga
Harga kosmetik sangat beragam, mulai dari yang paling murah hingga yang membuat kantong jebol. Tidak heran terkadang orang melirik produk kosmetik yang sama, tetapi dijual dengan harga yang lebih murah, bahkan terkadang cenderung tidak masuk akal.

Harga kosmetik yang murah memang aman di kantong, tapi belum tentu aman untuk kesehatan. Pasalnya, sudah banyak kasus yang membuktikan bahwa beberapa produk kosmetik dengan harga murah ternyata palsu dan ilegal. Kalau sudah begitu, tentu kandungannya tidak dapat dipastikan apakah aman atau tidak. Maka itu, jangan mudah tertipu dengan harga murah dan periksa lagi keaslian produk.

3. Beli di Toko Terpercaya
Untuk mendapatkan produk kosmetik yang aman, pastikan kamu membelinya di toko yang tepercaya. Selain toko konvensional, kini sudah banyak toko online yang juga menjual kosmetik kesayangan kamu. Namun, pastikan bahwa toko tersebut benar-benar tepercaya dan menjual produk kosmetik yang asli.

Jika kamu membeli kosmetik secara langsung di toko, sebaiknya perhatikan lagi kemasan, tekstur, aroma, dan warna kemasan secara detail. Selanjutnya, bandingkan dengan kosmetik asli yang kamu punya. Kamu perlu waspada jika menemukan kemasan yang tidak meyakinkan, tekstur produk yang tidak biasa, aroma menyengat, atau warna kemasan yang cenderung pekat atau pudar.

4. Perhatikan Reaksi Setelah Memakai Kosmetik
Bagi kamu yang sering membeli kosmetik tertentu, tentu sudah andal dalam mencoba tester kosmetik. Caranya, dengan mengoleskan sedikit produk ke bagian punggung tangan untuk melihat tekstur dan warna, apakah cocok dengan yang kamu cari atau tidak. Hal ini bukan sekadar mencocokan produk kosmetik dengan keinginan kamu, melainkan juga memanfaatkannya sebagai salah satu cara memilih produk kosmetik yang aman.

Kosmetik palsu biasanya dapat menimbulkan gejala berupa ruam merah, kulit gatal dan bengkak, hingga sakit kepala, mirip dengan gejala alergi kosmetik. Dampak ini biasanya akan terlihat setelah beberapa kali pemakaian. (Halodoc/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.