Jumat, 17 September 21

Perangi Spekulan, Parmusi Dukung Pemerintah Atasi Kelangkaan Bahan Pokok

Perangi Spekulan, Parmusi Dukung Pemerintah Atasi Kelangkaan Bahan Pokok
* Usmah Hisyam bersama Jokowi.

Jakarta, Obsessionnews – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) mendukung langkah Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Harga Kebutuhan Pokok dan Barang Penting yang ditandatangani tanggal 15 Juni 2015.

“Masalah lebaran itu seharusnya sudah bisa terantisipasi. Saya kira langkah pemerintah positif melakukan upaya cegah dini jangan sampai kelangkaan bahan pokok,” ujar Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam ketika dihubungi, Jumat (19/6/2015).

Usamah mengatakan dengan adanya Perpres tersebut bisa menutup rapat ruang gerak para spekulan untuk bermain-main. Karena kalau ada spekulan yang bermain, menurut dia, barang bisa ditahan sehingga kebutuhan di pasar sedikit tidak terpenuhi.

“Jadi kita harusnya mengkritisi para spekulan-spekulan ini, langkah pemerintah tentu pasti kita dukung karena kita kan ingin masyarakat pulang kampung di saat jelang lebaran dengan bahan pokok yang tersedia dengan baik,” katanya.

Di bulan suci Ramadhan ini masyarakat ingin barang kebutuhan pokok tersedia dengan baik dan dengan harga yang terjangkau bukan yang mahal. Maka menurut dia yang harus diingatkan jangan sampai ada spekulan yang mencoba mengambil keuntungan dengan situasi yang ada.

“Nah ini yang harus kita kritisi, ini fungsi dari pers juga melakukan hal seperti itu, saya kira positif langkah pemerintah harus kita dukung,” tutup Usamah.

Untuk menjamin ketersediaan dan stabilisasi harga barang yang beredar di pasar, Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Harga Kebutuhan Pokok dan Barang Penting yang ditandatangani tanggal 15 Juni 2015.

Dengan keluarnya Perpres ini, Presiden Joko Widodo berharap masalah kelangkaan dan gejolak harga barang bisa diatasi dengan segera.

Salah satu butir Perpres menyebut adanya larangan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan barang penting di gudang ketika terjadi kelangkaan barang, gejolak harga atau ketika terjadi hambatan lalu lintas perdagangan barang.

Perpers ini juga memberi kewenangan pemerintah untuk membuat kebijakan harga dengan menetapkan harga khusus menjelang, saat dan setelah hari besar keagamaan atau saat terjadi gejolak harga, harga eceran tertinggi pada saat operasi pasar, dan penetapan harga subsidi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.