Sabtu, 23 Maret 19

Peraih Women’s Obsession Awards 2019 Kategori Best Regional Leaders

Peraih Women’s Obsession Awards 2019 Kategori Best Regional Leaders

Umi Azizah, Bupati Tegal

Setelah menjabat sebagai wakil ketua Bupati periode 2014-2019, per November tahun lalu Umi Azizah resmi diangkat sebagai Bupati Tegal. Dia dilantik sebagai bupati untuk periode 2019-2024 bersama dengan Sabilillah Ardie sebagai wakil. Selama menjadi wakil bupati, Umi dikenal aktif mengawal berbagai program sosial kemasyarakatan
seperti penanggulangan kemiskinan, pendidikan,
kesehatan, kebencanaan, serta pengarusutamaan gender dan perlindungan anak.

Di akhir tahun 2018, Umi menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 tingkat Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Penghargaan ini diberikan atas kontribusi nyata Pemkab Tegal terhadap penerapan dan pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG), pemberdayaan perempuan (PP), perlindungan anak (PA), dan upaya pemenuhan hak anak.Tidak hanya itu Tegal juga meraih penghargaan sebagai kabupaten yang peduli dengan Hak Asasi Manusia (HAM) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI untuk keempat kali.

Untuk pertama kalinya, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemkab Tegal Tahun 2018 juga berhasil meraih nilai B dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). SAKIP sendiri lebih menitikberatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran yang mampu merumuskan tujuan maupun sasaran secara jelas. Selain itu, sistem ini juga diharapkan mampu menghadirkan layanan publik berkualitas juga memuaskan dengan ditunjang akuntabilitas kinerjanya yang semakin meningkat.

Di awal masa jabatannya, Umi melaksanakan reformasi birokrasi. Baginya hal ini sangat diperlukan untuk mewujudkan pemerintahan bersih, terbuka, akuntabel, dan efektif dalam melayani masyarakat agar tercipta pelayanan publik yang memuaskan dan dapat dipercaya. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) juga dinilai sangat membantu dalam membangun sistem pengendalian pengelolaan keuangan yang efektif. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasannya.Selain meningkatkan kualitas sistem internal, Tegal juga berhasil mencatatkan penurunan tingkat penderita demam berdarah yang terus berkurang selama tiga tahun terakhir. (Indah)

Untuk selengkapnya dapat dibaca di majalah cetak maupun digital Women’s Obsession edisi Maret 2019.

 

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.