Minggu, 5 Desember 21

Pep: Barca adalah Leo!

Pep: Barca adalah Leo!

Usai dipermalukan 0-3 dari tim yang dibesarkannya, Barcelona, pelatih Bayern Muenchen Josep “Pep” Guardiola memuji habis Lionel Messi, mesin gol ciptaannya sendiri. “Barca adalah Leo. Messi memang tak bisa dihentikan!”

Meski kecewa setelah timnya ditekuk tiga gol tanpa balas pada leg pertama semifinal Liga Champions, di Camp Nou, Kamis (7/5/2015) dini hari WIB, Pep mengakui lawan memang lebih baik.

“Kami ingin mengontrol penguasaan bola, tetapi lawan kami adalah Barcelona, Anda tidak bisa melakukannya. Setelah tertinggal 0-1, kami kehilangan momentum, dan gol terakhir membuat selisih gol menjadi banyak. Saya hanya bisa berterima kasih kepada pemain. Kami sadar siapa yang kami hadapi malam ini,” ujar Pep, mantan pelatih Barcelona yang sebelumnya berjasa mengantar Barca mengemas 14 trofi hanya dalam beberapa tahun.

pep02
Pep Guardiola dan mesin gol ciptaannya sendiri, Leo Messi

“Kepulangan” Pep ke Camp Nou memang tidak berbuah manis. Meski demikian, Pep masih tetap bangga bahwa ia memiliki andil besar dalam menciptakan tim sehebat Barca, terutama mesin gol menakutkan sekelas Leo Messi. Barca adalah Leo (Lionel Messi). Namun, Barca juga sebuah tim yang sangat bagus,” pujinya.

Pep juga tak mengungkit-ungkit bahwa Muenchen yang diasuhnya (kini sudah mengunci juara liga Jerman sebelum kompetisi berakhir), kehilangan beberapa pemain penting saat menghadapai Barca, seperti, Arjen Robben dan Franck Ribery.

Namun tanpa keduanya pun, sebetulnya Muenchen mampu memaksa Barcelona bermain imbang tanpa gol selama 75 menit. Hanya “sihir” Messi-lah yang memutarbalikkan situasi dlaam 15 menit terakhir melalui dua gol indahnya (77′, 80′), serta assist matang kepada Neymar yang berbuah gol ketiga di injury time.  (Baca: Messi dam Neymar Jadi Aktor ‘Pembunuh’ Bayern)

Dengan hasil buruk ini, Muenchen butuh keajaiban untuk lolos ke final. Pasukan Pep mutlak harus meraih kemenangan minimal 4-0 untuk merebut tiket final dari tangan Barca. Sementara Barca hanya membutuhkan hasil imbang pada pertandingan kedua di Allianz Arena, Selasa (12/5) untuk meraih tiket final. (Baca juga: Rakitic: Barcelona Belum Lolos!)(Pul)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.