Sabtu, 4 Desember 21

Penyeludupan Ribuan ‘Detonator’ Digagalkan

Penyeludupan Ribuan ‘Detonator’ Digagalkan
* Museri membawa dos yang berisi ribuan benda mirip sumbu mercon dengan pengawalan petugas PFSO Tanjung Perak dan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak di Terminal Penumpang Sementara, Selasa (28/4/2015). (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

Surabaya, Obsessionnews – Ribuan benda mirip sumbu mercon yang diduga sebagai detanator digagalkan petugas Port Facility Securty Officer (PFSO) Tanjung Perak di Terminal Penumpang Sementara, Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (28/4/2015).

Dari tangan Museri (28) buruh angkut barang (protir) kapal Ro-Ro, ribuan batang yang diduga detonator bondet tersebut sedianya akan diseludupkan ke Baubau, Sulawesi Tenggara dengan menggunakan kapal KM Ciremai yang sedang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Informasi yang dihimpun Obsessionnews.com, Museri (28) warga Desa Kedundung, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura menerima order dari salah satu calon penumpang kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melalui sambungan telepon pada Selasa (28/4/2015) pukul 07.00 WIB. Dua jam kemudian, pemilik yang diketahui adalah seorang wanita paruh baya itu bertemu Museri dan menyerahkan dua dos yang salah satunya berisi 3 paket ribuan benda mirip sumbu mercon itu.

PENYELUNDUPAN DETONATOR 2

Menjelang keberangkatan KM Ciremai, Museri membawa dua dos tersebut ke dalam kapal tanpa didampingi oleh pemiliknya. Sebelum memasuki kapal, semua barang bawaan calon penumpang wajib melalui pemeriksaan X-ray di terminal penumpang. Disaat melewati pemeriksaan tepatnya pukul 13.35 WIB, Hadi Masduki petugas X-ray dan Rahman Febrianto PFSO Tanjung Perak merasa curiga dengan barang bawaannya.

“Di layar X-ray terlihat sisi jenis bahan, terdapat kandungan logam lebih pekat. Untuk memastikan dibongkar dan ditemukan seperti mercon,” ungkap Rahman kepada Obsessionnews.com.

Untuk mengelabaui pemeriksaan x-ray di terminal penumpang, penyelundup menyembunyikan tiga paket itu ditumpuk diatas kemasan makan ringan, mainan anak, dan mie instan. Sayangnya, pemilik barang tersebut tidak diketahui keberadaannya disaat dua dos itu telah diamankan oleh petugas PFSO Tanjung Perak dari tangan Museri.

“Ketika nomor handphone pemilik barang dihubungi sudah tidak aktif,” jelasnya.

SUMBU MERCON - DETONATOR 3

Guna memastikan awal bahwa barang yang mencurigakan tersebut benar adalah detonator bom ikan alias Bondet, petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan PFSO Tanjung Perak menyulut satu batang dan meletus. Museri pun langsung digelandang ke mobil Sat Reskrim menuju Mako Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk dimintai keterangan.

Pantuan Obsessionnews, 3 paket tersebut tersimpan rapi dibungkus koran dan dilakban warna coklat. Masing-masing paket itu berisi batang yang diduga detonator dengan ukuran rata-rata 9 cm per batang. Setiap batangnya dilapisi dengan alumunium foil.

Ribuan benda mirip sumbu mercon itu yang diduga sebagai denotator diserahkan ke Gegana Satbrimob Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan. Salah satu sumber menyebutkan, bahwa ribuan mirip sumbu mercon itu didigunakan sebagai detonator. Sumber tersebut menampik kemungkinan ribuan detonator yang disita itu digunakan untuk aksi terorisme. Namun, dia juga mengingatkan bisa jadi ribuan detonator itu hanya digunakan untuk bom ikan. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.