Jumat, 24 September 21

Penyelesaian Perselisihan Golkar Musti Dengan Munas

Penyelesaian Perselisihan Golkar Musti Dengan Munas

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum Partai Golkar hasil munas Ancol, Agung Laksono (AL) mengaku dapat pemasukan dari para kadernya di daerah untuk penyelesaian perselisihan dua kubu Partai Golkar terkait menghadapi Pilkada serentak 2015.

“Mereka memberi masukan bagi kami dalam percepatan penyelesaian perselisihan DPP Partai Golkar,” ujar Agung di Jakarta, Minggu (8/11/2015).

Dia mengatakan, pemasukan tersebut cukup baik dan positif tentunya. Agung menjelaskan, untuk penyesuaian bermuara sebagaimana ditetapkan oleh Partai Golkar yaitu melalui munas agar penyelesaiannya bisa menyeluruh, mendasar dan permanen.

Hal itu setelah melihat putusan dari kasasi MA tentang PTUN itu jelas disitu tidak ada satu kubu pun yang disahkan. Ancol dicabut SK nya meski sampai sekarang belum dicabut SK bali juga ditolak, tak disebut juga Riau.

“Tentu dalam situasi itu kembali ke partai maka dibutuhkan inisiatif partai, yang sesuai AD ART diselenggarakan munas. Itu salah satu usulan,” jelas Agung.

Dengan munas, lanjut Agung, maka selesai semua masalah. Tentu munas terapan demokratis tidak bertentangan dengan AD ART dilakukan secepatnya 2015. Jika ditarik mundur bisa berbasiskan munas Riau, dua kubu bergabung.

“Saya ada. Ical ada sementara beberapa waktu siapkan munas itu usulan daerah yang sangat baik sekali,” pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.