Kamis, 8 Desember 22

Penodaan Agama Islam di Hotel Novita Jambi Jadi ‘Trending Topic’

Penodaan Agama Islam di Hotel Novita Jambi Jadi ‘Trending Topic’
* Foto yang diabadikan netizen memperlihatkan lafaz Allah dijadikan sebagai bagian dari dekorasi Natal di Hotel Novita Jambi. Foto beredar di media sosial sejak Jumat (23/12/2016) petang.
Kasus penodaan agama Islam di Hotel Novita Jambi menjadi trending topic di Google Trends wilayah Indonesia pada Minggu (25/12).

Jakarta, Obsessionnews.com – Belum usai kasus penodaan agama Islam yang diduga dilakukan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kini muncul penodaan agama di Kota Jambi. Umat muslim di Jambi dihebohkan oleh ulah manajemen Hotel Novita yang meletakkan lafaz Allah di miniatur halaman gereja hiasan Natal di lobi hotel yang beralamat di Jalan Gatot Subroto tersebut, Jumat (23/12/2016).

Kasus yang menimbulkan protes dari umat muslim ini ramai diperbincangkan di media sosial. Beruntung Wali Kota Jambi H Sy Fasha langsung mengambil sikap tegas. Jumat (23/13) malam Fasha mendatangi hotel tersebut, dan langsung memutuskan hotel ditutup sementara.

Fasha juga langsung mengangkat kertas karton yang bertuliskan “MAAF!! Hotel Ini Dihentikan Operasinya” dan langsung dibubuhkan tanda tangannya.‎ Hotel dihentikan, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Ketua Tim Pembela Muslim (TPM) Mahendradatta.

Tindakan tegas Wali Kota Jambi tersebut mendapat pujian dari Ketua Tim Pembela Muslim (TPM) Mahendradatta. “Salut pada walikota dan kapolres Jambi atas tindakan cepat dan sigap menangani Ks Penodaan Agama,shg tdk perlu berlarut2 bergejolak,” kicau pengacara senior itu di akun Twitternya, @mahendradatta, Sabtu (24/12).

Kasus penodaan agama Islam di Hotel Novita di Jambi itu menjadi trending topic di Google. Pengamatan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Minggu (25/12) hingga pukul 6.40 WIB berita tersebut dicari lebih dari 20.000 kali. (arh)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.