Sabtu, 24 Oktober 20

Penjualan Blanko KTP-el, Tidak Ada Sistem yang Jebol

Penjualan Blanko KTP-el, Tidak Ada Sistem yang Jebol

Pengungkapan Kejahatan Penjualan Dokumen Negara Blanko KTP-el: Tidak Ada Sistem yang Jebol

1. Perbuatan pidana penjualan blanko KTP-el melalui Tokopedia sudah tertangani dan pelaku yang menjual di toko pedia sudah teridentifikasi semua sampai dengan nomor rekeningnya dan nama pemilik rekeningnya.

2. Saya sudah berkomunikasi dengan penjual tersebut yang bernama Nur Ishadi nata tinggal di Bandarlampung melalui telpon dan yang bersangkutan sudah mengakui menjual 10 keping blanko yang diambil dari ruangan ayahnya. Ayahnya dulu adalah Kepala Dinas Dukcapil Kab Tulangbawang. Saya sudah menugaskan Kadis Dukcapil Provinsi Lampung dan ketua Forum Dukcapil Prov Lampung ke rumah penjual tersebut untuk benar-benar bisa mendalami motif dan modusnya. Dari kejadian ini maka dapat disimpulkan tidak ada sistem yang jebol dari Dukcapil.

3. Saya berharap dengan telah tertanganinya persoalan ini maka tidak lagi menjadi isu dan pemberitaan. Selanjutnya nama-nama tersebut saya serahkan pada kepolisian.

4. Secara kronologis, sejak hari Senin 3 Desember 2018, kami mendapat informasi hal ini dari rekan wartawan Kompas. Kami langsung melacak.

2. Hari Selasa tanggal 4 Desember, kami laporkan ke Polda Metro Jaya dan rapat dengan perusahaan pencetak blanko serta koordinasi dengan Tokopedia tempat mengunggah penjualan blanko secara online.

3. Hari Rabu tanggal 5 Desember, kami rapat dengan toko pedia untuk mendapatkan data pelaku. Data awal sudah kami dapatkan dan langsung kita cek ke data base penduduk.

4. Dari kemarin sore dan pagi ini Kadis Prov Lampung dan Kab Tulangbawang bergerak ke rumah yang menawarkan blanko tersebut.

5. Setiap blanko KTP-el ada chip dan ada nomor serinya sehingga bisa dilacak.

6. Perbuatan menawarkan dan menjual belikan blanko dokumen negara adalah kejahatan yang harus kita tanggulangi bersama-sama.

7. Tokopedia kami perintahkan untuk men take down penawaran tersebut dan sudah dilakukan kemarin hari Rabu tanggal Desember 2018.

 

Jakarta 6 Desember 2018

Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)
Kementerian Dalam Negeri
Zudan Arif Fakrulloh

Catatan: Dari Tokopedia sudah di take down tanggal 29 November 2018

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.