Jumat, 6 Desember 19

Penjelasan Lion Air Soal Gaji Pilot Rp 3,7 Juta

Penjelasan Lion Air Soal Gaji Pilot Rp 3,7 Juta
* Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait. (Foto: Jurnas)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kabar mengejutkan dari pihak Lion Air, berdasarkan keterangan dari BPJS Ketenagakerjaan menyebut gaji pilot Lion Air JT 610 yang dilaporkan perusahan sebesar Rp3,7 juta. Angka itu tentu mengejutkan karena gaji pilot bahkan lebih rendah dari UMP Jakarta.

Menanggapi hal itu, Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait membantah perusahaannya memberikan gaji kecil untuk pilot. Ia menegaskan pihak perusahaan tidak mungkin memberi gaji Rp3,7 juta kepada pilot. Dia menyebut minimal gaji yang diterima oleh pilot asing Lion Air sebesar US$ 9.000.

“Mana mungkin pilot asing gajinya Rp 3,7 juta, siapa yang mau? Jadi itu saja, tidak mungkin dan tidak benar,” tegas Edward saat dihubungi di Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Dia juga membantah gaji pramugari yang diterima hanya sebesar Rp 3,6 juta. Menurut dia, pramugari bisa mendapatkan penghasilan yang lebih dari itu disesuaikan dengan jam terbang. “Pramugari sama, mereka gajinya UMP tapi kan penghasilan lainnya jam terbang segala macam,” tutur Edward.

Dia menyebutkan, adanya perbedaan laporan dari perusahaan kepada BPJS Ketenagakerjaan tentang gaji pilot tersebut. Tapi pihaknya tidak menjelaskan detail mengapai Lion Air memberikan laporan gaji itu berbeda kepada BPJS Ketenagakerjaan.

“Itu dulu mungkin waktu kita melaporkan mereka ikut BPJS sebagai tenaga kerja asing, jadi kita ambil itu. Bukan penghasilan mereka. Yang pasti nggak mungkin pilot itu gajinya (Rp 3,7 juta). Tapi kaitannya dengan BPJS (Ketenagakerjaan) sebagai tenaga kerja asing memang ada catatannya,” ujar dia.

Sebelumnya BPJS Ketenagakerjaan melaporkan gaji pilot pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, hanya sebesar Rp 3,7 juta per bulan. Sedangkan gaji pramugari dalam pesawat jatuh itu sebesar Rp 3,6 juta per bulan.

“(Gaji) Pilot Rp 3,7 juta, untuk awak kabin atau pramugari itu upah yang dilaporkan sebesar 3,6 juta,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di RS Polri Jakarta, Kamis (1/11).

Agus mengaku heran terhadap perusahaan Lion Air dengan besaran gaji dari para awak Lion Air tersebut. Menurut Agus, besaran gaji tersebut terlalu kecil. Besaran angka gaji itu data laporan Lion Air ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Memang ini cukup menimbulkan pertanyaan bagi kita semua. Masa sih pilot gajinya cuma Rp 3,7 juta. Yang melaporkan adalah perusahaan, perusahaan yang bersangkutan. Upah untuk pramugrari masa sih sama dengan upah UMR,” tuturnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.