Selasa, 20 Oktober 20

Penghuni Neraka Lebih Banyak Wanita

Penghuni Neraka Lebih Banyak Wanita
* Ilustrasi wanita penghuni neraka. (Foto: manaberita)

Dalam salah satu hadits, disebutkan bahwa mayoritas penghuni neraka adalah kaum wanita.

Dalam hadits shahih Rasulullah SAW disebutkan, bahwa penghuni neraka kebanyakan orang-orang fakir dan wanita.
“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara’ (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam Neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita.”(HR: Al- Bukhari dan Muslim)

Mengapa wanita…? Apa yang salah dengan wanita, hingga banyak yang masuk neraka?

Dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW menjelaskan tentang wanita penghuni Neraka, Ia bersabda :
“Wanita-wanita yang berpakaian tetapi mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk unta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR: Muslim dan Ahmad)

Dari Imran bin Husain dia berkata, Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya penduduk Surga yang paling sedikit adalah wanita.” (HR : Muslim dan Ahmad)

Maksud hadits di atas berdasarkan Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) ialah :
“Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan juga memalingkan kaum lelaki dari akhirat disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.”

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
“Wanita mana saja yang meninggal dunia, kemudian suaminya merasa ridho terhadapnya, maka ia akan masuk surga” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah; hasan menurut Tirmidzi)

Kami memohon kepada Allah agar menjauhkan kita dan saudara-saudara kita dari api neraka dan yg mendekatkan kita ke hal yg baik berupa ucapan maupun perbuatan. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.