Minggu, 29 Mei 22

Pengemudi Online Tunggu Jawaban Tertulis Menhub

Pengemudi Online Tunggu Jawaban Tertulis Menhub
* Pengemudi Online Diterima Komisi V DPR

Jakarta, Obsessionnews-Perwakilan pengemudi transportsi berbasis online mengakui belum ada solusi mengenai keinginan mereka tentang tuntutan mereka menolak Permenhub 32/2016.

Andryawal Simanjuntak, perwakilan dari pengemudi online tersebut mengatakan bahwa kemarin mereka telah bertemu pihak Komisi V DPR RI. Dan 4 Fraksi berjanji akan meminta jawaban tertulis dari Kementerian Perhubungan.

“Karena kami hanya menerima jawaban lisan dari Menhub bahwa Kemenhub akan mencari jalan agar masalah ini bisa dipecahkan secara adil (win-win solution), jelas Andryawal dalam keterangannya, Kamis (25/8/2016).

Bisa ada jawaban tertulis dari Kemenhub maka mereka bisa mendapatkan pegangan yang lebih kuat, tambah dia.

Sebelumnya ratusan pengemudi online meminta audensi dengan Komisi V DPR pada awal pekan ini.

Pengemudi Online berunjuk rasa di kawasan Senayan, Senin (22/8/2016)
Pengemudi Online berunjuk rasa di kawasan Senayan, Senin (22/8/2016)

Pengemudi online meminta agar mereka tidak usah mengikuti uji KIR, karena nanti mobil mereka akan dianggap angkutan umum. Otomatis nantinya akan kehilangan klaim asuransi kendaraan yang mereka ikuti. Mereka juga tidak mau SIM A Umum, karena mobil mereka adalah mobil pribadi dan berpelat hitam, bukan kuning.

Selanjutnya mereka juga menolak jika STNK mereka diatasnamakan perusahaan online tempat mereka bekerja. Belum lagi belakangan ini, pengemudi online kerap mendapatkan razia dari Dinas Perhubungan DKI. Peraturan ini akan berlaku pada 1 September 2016.

Pihak Komisi V DPR sudah memberikan penjelasan, bahwa Permenhub itu bermaksud agar pengemudi online tidak dianggap liar.

Menanggapi jawaban Komisi V dan Menhub, Andryawal mengatakan pihaknya akan berkoordinasi lagi untuk menentukan langkah selanjutnya.@baronpskd

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.