Minggu, 20 September 20

Penganugerahan Jambore TIK 2017 Diikuti 92 Orang Disabilitas

Penganugerahan Jambore TIK 2017 Diikuti 92 Orang Disabilitas
* Penganugerahan pemenang Jambore TIK bagi remaja dan dewasa dengan disabilitas tingkat nasional tahun 2017, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Minggu (19/11/2017). (Dok. Obsessionnews.com/PR)

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) melaksanakan Jambore Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) bagi remaja dan dewasa dengan disabilitas tahun 2017 tingkat nasional.

Acara tersebut telah digelar pada 15-18 November 2017 bertempat di Pusat TIK Nasional Kementerian Kominfo. Program yang telah diselenggarkan dua kali ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Kominfo untuk  meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas agar dapat memiliki peluang untuk menciptakan peluang lapangan kerja di sektor TIK.

Kegiatan Jambore TIK 2017  ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan literasi teknologi informasi  serta kemampuan dan kompetensi bagi generasi muda penyandang disabilitas.

“Perkembangan teknologi digital memungkinkan kita untuk berbuat apapun selama hal itu positif. Jadi, kita harus mengubah pola pikir. Jangan hanya berpikir untuk menjadi pekerja, tetapi bagaimana berpikir untuk menjadi wirausaha, membuat inovasi dengan memanfaatkan teknologi digital,” kata Rudiantara dalam acara penganugerahan pemenang Jambore TIK bagi remaja dan dewasa dengan disabilitas tingkat nasional tahun 2017, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Jambore TIK 2017 ini diikuti oleh 92 orang peserta disabilitas (penglihatan, pendengaran, fisik dan intelektual) yang berusia remaja (15-24 tahun) dan usia dewasa (25–35 tahun) yang merupakan peserta juara 1 (pertama) dari kegiatan Jambore Regional Jayapura, Balikpapan, Manado, Palembang dan Yogyakarta.

Mereka berasal dari Sekolah Luar Biasa, Panti Asuhan, Komunitas dan Yayasan yang menaungi kalangan disabilitas yang telah lolos seleksi dalam proses pendaftaran secara online.

Materi pelatihan yang dilaksanakan yaitu Microsoft Office Excel, Microsoft Office Word, Microsoft Office Powerpoint, Internet, Design Grafis, dan Public Speaking. Sementara untuk kompetisi akan dibagi menjadi dua yaitu Kompetisi Kategori Individu dan Kompetisi Kategori Kelompok.

Kompetisi kategori individu yaitu Microsoft Office (Excel, Word, Powerpoint), Internet, Desain Photoshop dan Publik Speaking, Kompetisi kategori kelompok yaitu, Desain Sampul, Desain Presentasi. (Popi)

Baca juga : 

Tiga Kementerian Siapkan Lapangan Pekerjaan 20 Juta Penyandang Disabilitas

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.