Sabtu, 23 Oktober 21

Pengamat: Yusril Sulit Saingi Ahok

Pengamat: Yusril Sulit Saingi Ahok

Jakarta, Obsessionnews – Nama Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra akhir-akhir ini disebut-sebut ingin tampil di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2017 merebut kursi gubernur DKI Jakarta. Sebagaimana diberitakan, Yusril menyatakan mampu lewat jalur independen menyaingi Ahok dalam memperoleh KTP sebagaimana yang dilakukan Teman Ahok.

Namun Direktur Eksekutif Polcomm Institute, Heri Budianto, menilai sosok Yusril agak kesulitan dalam menyaingi elektabilitas Ahok saat ini. Tanpa mematahkan semangat Yusril, Heri mengatakan Yusril susah akan diterima di kalangan muda, sebab petarung muda saat ini lebih fresh.

“Kalau Yusril dijual di kalangan muda, agak repot ya. Dan memang kita ini perlu tokoh-tokoh fresh untuk melawan Ahok. Jadi, Ahok itu fresh maka lawannya juga harus fresh. Publik kita ini melihat bahwa makin hari tokoh-tokoh muda itu memiliki energi yang lebih, bukan mematahkan semangat bang Yusril tapi saya pikir ini perlu dipertimbangkan,” ungkapnya pada Obsessionnews.com, usai menghadiri diskusi publik dengan tema “Menuju Kursi Empuk DKI 1, Jakarta Milik Siape” di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, (28/2/2016).

Menurut Heri, lebih baik mendorong tokoh fresh yang berbeda dengan gaya Ahok. Sebab kata Heri gaya Ahok tidak ada tandingannya jika ditinjau dari gaya komunikasinya yang ceplas ceplos apa adanya. “Maka carilah tokoh memiliki pendirian tegas, berani, tapi humanistis,” sarannya.

Meski demikian, Heri menilai munculnya nama Yusril dapat menyita perhatian Ahok sebab Heri menilai Yusril memiliki pengalaman dan infrastruktur politik. “Paling ngak saat ini saya melihat Ahok kewalahan juga menghadapi Yusril. Paling ngak diwacana publik kan Ahok tersedot perhatiannya pada keberadaan Yusril. Misalnya dengan komentar-komentar orang mengatakan beliau orang pintar dan itu mulai kelihatan,” pungkasnya.

Lebih lanjut Heri mengakui gaya Yusril untuk wacana tampil di DKI 1 cukup membuat ketakutan Ahok. “Jadi saya kira dalam tarung politik gaya Yusril juga paling tidak membuat ketakutan Ahok ya, walaupun pada tataran iplementasi politik nanti perlu dipertimbangkan menurut saya untuk maju kedepan. Dan kalau mengumpulkan KTP itu kan jalan politik,” tandasnya.

Selain Ahok dan Yusril muncul juga nama-nama bakal calon gubernur Jakarta yakni Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Sandiaga Uno, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga, Adhyaksa Dauld.

Sedangkan Survei Populi Center 13-17 Februari 2016, menyatakan elektabilitas Ahok Masih tinggi yakni 52,2%, Ridwan Kamil 12%, Yusril 6%, dan Adhyaksa Dault 4,8%. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.