Jumat, 22 Oktober 21

Pengacara Pertanyakan Uang Sewa Aset Pandawa Grup di Indramayu

Pengacara Pertanyakan Uang Sewa Aset Pandawa Grup di Indramayu
* Advokat Nuno Magno.

Jakarta, Obsessionnews.com – Dugaan penggelapan dana investasi fiktif Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Mandiri Group (KSPPMG) terus bergulir di pengadilan.

Ribuan nasabah diduga dirugikan miliaran rupiah akibat  ulah bos Pandawa Group, Salman Nuryanto.

Lima aparatur sipil negara (ASN) Kota Depok, Jawa Barat,  terkuak diduga turut terlibat kasus penipuan dan penggelapan dana investasi bodong senilai Rp 3 miliar. Mereka bergabung dengan bos KSPPMG tersebut.

Belum usai perkara Nuryanto, kini mencuat tentang adanya aset Pandawa Grup di Indramayu berupa beberapa tanah sawah yang telah disita oleh penyidik Krimsus Polda Metro.

Malah hingga saat ini tanah tersebut disewakan kepada pihak lain senilai Rp 20 juta pertahun.

“Sebanyak 113 orang di Kabupaten Indramayu datang kepada kami melaporkan hal tersebut,” kata Advokat Nuno Magno dari kantor hukum Nuno Magno dan Rekan kepada Obsessionnews.com, Rabu (27/9/2017) di Jakarta.

Nuno menjelaskan, uang sewa itu berdasarkan keterangan kepala desa setempat, Nuryasa, disetor ke Kapolda Metro Jaya, Diskrimsus Polda Metro Jaya, dan biaya operasional saudara Yugo (kuasa hukum Dakim).

Nuno yang juga merupakan sekretaris DPD Ikadin DKI ini berharap agar pihak Polda Metro Jaya memberikan keterangan lebih lanjut atas aduan warga ini.

“Kami sudah megirim surat kepada Kapolri agar permasalahan ini segera diselidiki,” pungkasnya. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.