Kamis, 9 Desember 21

Pengacara Eks Ketua BPK: Tuduhan KPK Keliru

Pengacara Eks Ketua BPK: Tuduhan KPK Keliru

Jakarta, Obsessionnews – Sidang gugatan praperadilan penetapan tersangka kasus dugaan korupsi penerimaan seluruh permohonan keberatan wajib pajak, atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) pajak penghasilan badan PT BCA tahun 1999, dengan tersangka mantan Ketua Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Hadi Poernomo digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Sidangnya hari ini,” ujar Humas PN Jakarta Selatan I Made Sutrisna di Jakarta, Senin (30/3/2015).

Dia mengatakan, hakim tunggal yang akan memimpin persidangan praperadilan mantan ketua BPK itu, Hakim Bakhtar Jubri Nasution.

KPK menetapkan Hadi Poernomo sebagai tersangka terkait penerimaan seluruh permohonan keberatan wajib pajak atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) Pajak Penghasilan Badan PT BCA, Tbk tahun pajak 1999.

Sementara itu, Pengacara tersangka kasus dugaan korupsi Hadi Poernomo, Yanuar Wasesa mengaku sudah siap menghadapi sidang perdana gugatan praperadilan yang dilayangkan kliennya. Dia berharap praperadilan ini menghasilkan putusan yang adil bagi mantan ketua BPK tersebut.

“Buat saya yang penting rakyat jadi tahu penetapan Pak Hadi Poernomo sebagai tersangka itu tidak benar,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Yanuar, penetapan tersangka kliennya tersebut dilakukan secara sewenang-wenang. Bahkan, lanjut dia, sejak ditetapkan sebagai tersangka selama hampir satu tahun, Hadi tidak pernah dipanggil dan diperiksa. Baru setelah menjadi pertanyaan di publik, mantan Dirjen Pajak tersebut dipanggil.

“Ini penegakan hukum model apa? BW dan AS mempermainkan hidup orang berikut keluarga orang yang dipermainkan oleh dua oknum itu,” ungkapnya.

Sekedar informasi, Hadi adalah tersangka korupsi KPK keempat yang mengajukan gugatan praperadilan setelah Komjen Pol Budi Gunawan, mantan menteri agama Suryadharma Ali, dan mantan Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.