Rabu, 21 Oktober 20

Penerapan SNI Diyakini Akan Dongkrak Daya Saing Industri Logam di Tanah Air

Penerapan SNI Diyakini Akan Dongkrak Daya Saing Industri Logam di Tanah Air
* Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan). (Foto: Humas Kemenperin)

Jakarta, Obsessionnews.com – Program substitusi impor melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib yang diinisiasi Kementerian Perindustrian mendapat apresiasi dari Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (Indonesian Iron and Steel Industry Association/IISIA).

Ketua Umum IISIA Silmy Karim menilai langkah strategis tersebut diyakini akan mendongkrak daya saing industri logam di tanah air, dan melindungi pasar domestik dari serbuan produk impor.

“Kami berkomitmen untuk aktif berkontribusi dan bersinergi dengan Kemenperin dalam rangka menyukseskan program substitusi impor di sektor industri besi dan baja,” kata Silmy di Jakarta beberapa waktu lalu pada acara webinar dengan tema “Dukungan Pemerintah Terhadap Industri Baja Nasional Melalui Penerapan SNI”.

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kemenperin, Selasa (2/9/2020), dalam webinar tersebut Silmy mengungkapkan, salah satu wujud implementasinya IISIA dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menandatangani kerja sama mengenai pemanfaatan data SNI Produk Baja pada aplikasi BSN untuk dapat digunakan dalam website IISIA dan terkait pengembangan SNI Produk Baja

“Kerja sama antara asosiasi dan pemerintah telah dilakukan dalam pengembangan dan penerapan SNI khususnya dalam melindungi keselamatan pemakai produk baja, menciptakan kondisi bisnis yang adil bagi pelaku industri, melindungi industri nasional dari impor produk baja, serta mendukung daya saing industri baja nasional baik untuk memenuhi pasar domestik maupun internasional,” paparnya.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.