Kamis, 24 September 20

Penelitian UGM: Ahok-Djarot Tunjukkan Sentimen Positif

Penelitian UGM: Ahok-Djarot Tunjukkan Sentimen Positif
* Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017: Anies Baswedan, Sylviana Murni, Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tajahaja Purnama atau Ahok, Sandiaga Uno, dan Djarot Saiful Hidayat.

Jakarta, Obsessionnews.com –  Pilkada DKI Jakarta 2017 tengah menjadi sorotan di berbagai media massa dan menjadi topik yang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos). Percakapan-percakapan di medsos ini mengandung sentimen berupa persepsi para pengguna internet atau netizen terhadap pasangan calon, baik itu sentimen positif maupun negatif.

Berdasarkan penelitian Center for Digital Society (CfDS) Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), Yoyakarta, untuk saat ini pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI petahana, Basuki Tjahaja Purnama  atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, menjadi yang paling konsisten menunjukkan sentimen positif di kalangan netizen.

“Pasangan Ahok-Djarot memiliki sentimen positif yang terbesar dengan persentase 55% dan sentimen negatif 45%. Ini lebih banyak dibandingkan pasangan Agus-Sylvi dengan sentimen positif sebanyak 41% serta pasangan Anies-Sandi dengan 19% komentar positif,” ujar Managing Director CfDS, Dr. Dedy Permadi dalam konferensi pers yang digelar di Fisipol UGM, Selasa (25/10/2016) seperti dikutip Obsessionnews.com dari situs resmi UGM.

Dedy menjelaskan, CfDS melakukan riset media online ini dengan menggunakan mixed methods yang mengombinasikan metode digital dan metode manual. Data yang digunakan mencakup 687 komentar online yang diambil dari tiga portal berita online, yaitu Kompas.com, Detik.com, dan TribunNews.com, serta dua platform medsos, Facebook dan Twitter.

Meski tidak memasukkan unsur geografis serta usia dari para netizen, menurut Dedy, data yang diperoleh cukup dapat menggambarkan preferensi dari para pemilih. Hal ini terbukti dari adanya kesamaan antara hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dengan hasil survei elektabilitas yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research Center yang menempatkan pasangan Ahok-Djarot pada posisi teratas, disusul oleh pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandi.

Dilihat dari jumlah pengikut medsos, Ahok menjadi yang paling populer dengan 5.482.843 pengikut Twitter, 1.264.387 pengikut Facebook, serta 1.187433 pengikut Instagram.

Follower Ahok di Twitter adalah yang paling banyak dengan mencapai angka lebih dari 5 juta, hampir sama dengan jumlah follower Presiden Jokowi. Untuk yang lain, Agus terlihat cukup aktif di Instagram dengan memiliki 1.638.325 follower, dan Anies aktif di Twitter dengan 1.123.942 follower. Sementara itu, untuk calon lain bisa dibilang biasa saja,” papar Dedy.

Dilihat dari analisis gender, terlihat adanya ketimpangan antara netizen laki-laki dan perempuan. Dari data yang diamati tampak bahwa komentar terkait pemilihan gubernur masih didominasi oleh para netizen laki-laki, dan tidak terlalu banyak ditemukan komentar dari netizen perempuan.

Hal lain yang bisa diamati dari penelitian terhadap aktivitas di medsos ini adalah masih adanya sentimen berbau SARA pada komentar-komentar dari netizen di dunia maya. Dalam pengamatan yang dilakukan, para peneliti CfDS juga menemukan akun-akun yang digolongkan sebagai Buzzer, yaitu mereka yang melakukan postingan yang sama di beberapa media dengan menyamarkan beberapa informasi pribadi.

Sementara itu research assistant CfDS, Lodang Kusumo Jati, mengatakan, karakteristik Buzzer ini di antaranya menghilangkan tombol add friend dan follow di Facebook, menyamarkan informasi pribadi seperti gender atau usia. Juga ada kecenderungan postingan yang mengandung isu SARA, nasionalisme berlebihan, dan meragukan hasil survei dari lembaga-lembaga tertentu.

Pilkada DKI 2017 diikuti tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.  Yakni duet Ahok-Djarot  yang diusung PDI-P, Golkar, Nasdem, dan Hanura. Pasangan Ahok-Djarot berkompetisi dengan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Agus-Sylvi diusung oleh Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN. Sedangkan Anies-Sandiaga diusung oleh Partai Gerindra dan PKS. (@arif_rhakim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.